
TOT Lemhanas perkuat nilai kebangsaan

Kegiatan TOT ini mampu memperkuat nilai-nilai dasar kebangsaan dan meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara
Makassar (Antaranews Sulsel) - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menyelenggarakan "training of trainers (TOT)" untuk dapat memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
"Kegiatan TOT ini mampu memperkuat nilai-nilai dasar kebangsaan dan meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara," kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Tautoto Tanaranggina saat menghadiri penutupan TOT Lemhanas di Makassar, Jumat.
Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut juga dapat memperkuat empat konsensus dasar kebangsaan, yaitu wawasan kebangsaan, berkarakter, etika moral budaya dan rasa kebangsaan yang merupakan bagian dari proses pembangunan sumber daya manusia.
Tautoto berharap setelah pelatihan itu, para peserta yang terdiri atas dosen, guru dan widyaiswara (PNS) di lingkup Provinsi Sulsel ini, dapat secara aktif menyosilisasikan nilai-nilai kebangsaan dan empat konsensus dasar di lingkungan masing-masing.
Selain itu juga harus kreatif dalam mengembangkan ide-ide dan kegiatan dalam rangka implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam empat konsensus dasar kebangsaan.
"Masukan dari para peserta nantinya akan menjadi dasar pertimbangan untuk menentukan kebijakan pembinaan," ujarnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhanas RI Laksmana Pertama Dedy Yulianto yang mewakili Gubernur Lemhanas menyampaikan kegiatan ini dapat memotivasi peserta dalam menjalankan tugas dan peran masing-masing.
"Kami berharap materi-materi yang telah diterima selama mengikuti kegiatan ini mampu memotivasi peserta untuk menjalani peran dan tugas masing-masing dengan senantiasa menjunjung tinggi empat konsensus dasar bangsa," pungkasnya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
