RITUAL ATTUNU PANROLI KAJANG

  • Minggu, 5 November 2017 19:48 WIB
RITUAL ATTUNU PANROLI KAJANG

Seorang warga suku adat Kajang Ammatoa melakukan ritual membakar linggis (attunu panroli) di kawasan hutan adat Kajang Ammatoa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sabtu (4/11). Ritual attunu panroli dijadikan sebagai media pengadilan untuk mengetahui kejujuran warga setempat dalam mencari kebenaran. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/pras/17

RITUAL ATTUNU PANROLI KAJANG

Warga suku adat Kajang Ammatoa memainkan tari Pabitte Passapu di kawasan hutan adat Kajang Ammatoa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sabtu (4/11). Pabitte passapu merupakan tarian tradisi yang menggambarkan keteguhan prinsip hidup dalam kehidupan sehari-hari. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/pras/17

RITUAL ATTUNU PANROLI KAJANG

Warga suku adat Kajang Ammatoa memegang linggis yang sudah dipanaskan (attunu panroli) di kawasan hutan adat Kajang Ammatoa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sabtu (4/11). Ritual attunu panroli dijadikan sebagai media pengadilan untuk mengetahui kejujuran warga setempat dalam mencari kebenaran. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/pras/17

RITUAL ATTUNU PANROLI KAJANG

Warga suku adat Kajang Ammatoa membawa makanan dari hasil bumi saat akan melakukan ritual 'Andingingi' di Kawasan Hutan Adat Kajang Ammatoa, Kabuapten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/11). Ritual 'andingingi' atau acara makan bersama tersebut bertujuan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah serta menjadi ajang silahturahmi antar warga di daerah tersebut. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/pras/17

RITUAL ATTUNU PANROLI KAJANG
RITUAL ATTUNU PANROLI KAJANG
RITUAL ATTUNU PANROLI KAJANG
RITUAL ATTUNU PANROLI KAJANG

Foto Lainnya