Jeneponto keluar dari dasar klasemen
Kamis, 27 September 2018 17:39 WIB
Pesilat jeneponto (sabuk merah) saat berlaga di Gedung Stikes Pinrang. Kabupaten Jeneponto akhirnya untuk sementara bisa keluar dari dasar klasemen sementara perolehan medali Porda usai merebut dua emas dari cabor silat. (Istimewa)
Pinrang (Antaranews Sulsel) - Kabupaten Jeneponto berhasil keluar dari dasar klasemen sementara Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI 2018 setelah merebut dua medali emas, satu perak dan tujuh perunggu.
Dua medali emas yang mengangkat posisi daerah penghasil garam itu dari dasar klasemen perolehan medali masing-masing didapatkan dari cabang pencak silat atas nama Muliadi (kelas 80-85) dan Amalia Resky di kelas 60-65 pada pertandingan yang digelar di Aula Gedung Stikes Pinrang, Kamis.
Dua emas perak silat Jeneponto itu sudah cukup untuk sementara ?melewati Kabupaten Takalar, Luwu, Soppeng dan Enrekang.
Selain raihan dua medali emas, Kabupaten Jeneponto juga sukses mengoleksi satu perak cabang pencak silat dari Ardianto yang diturunkan di kelas 70-75 kg putra.
Serta tambahan tiga perunggu yang diperoleh dari cabang taekwondo melalui atletnya Ince Syahrul (kelas -74 kg putra), Dian Febi di kelas -57 kg putri serta Rahmat Basri di kelas -54 kg putri.
"Kami bersyukur dengan pencapaian atlet merebut dua medali emas pada hari ini. Ini tentunya kita harapkan semakin memotivasi atlet yang lain untuk juga mampu merebut prestasi terbaik di Porda 2018," kata Pengurus KONI Jeneponto Muh Jafar Jamhal.
Kontingen Kabupaten Jeneponto di Porda menurunkan sebanyak 62 atlet
Puluhan atlet itu akan bersaing di 10 cabang olahraga masing-masing pencak silat, renang, taekwondo, karate, kempo, tenis meja, tinju hingga panjat tebing.
Dua medali emas yang mengangkat posisi daerah penghasil garam itu dari dasar klasemen perolehan medali masing-masing didapatkan dari cabang pencak silat atas nama Muliadi (kelas 80-85) dan Amalia Resky di kelas 60-65 pada pertandingan yang digelar di Aula Gedung Stikes Pinrang, Kamis.
Dua emas perak silat Jeneponto itu sudah cukup untuk sementara ?melewati Kabupaten Takalar, Luwu, Soppeng dan Enrekang.
Selain raihan dua medali emas, Kabupaten Jeneponto juga sukses mengoleksi satu perak cabang pencak silat dari Ardianto yang diturunkan di kelas 70-75 kg putra.
Serta tambahan tiga perunggu yang diperoleh dari cabang taekwondo melalui atletnya Ince Syahrul (kelas -74 kg putra), Dian Febi di kelas -57 kg putri serta Rahmat Basri di kelas -54 kg putri.
"Kami bersyukur dengan pencapaian atlet merebut dua medali emas pada hari ini. Ini tentunya kita harapkan semakin memotivasi atlet yang lain untuk juga mampu merebut prestasi terbaik di Porda 2018," kata Pengurus KONI Jeneponto Muh Jafar Jamhal.
Kontingen Kabupaten Jeneponto di Porda menurunkan sebanyak 62 atlet
Puluhan atlet itu akan bersaing di 10 cabang olahraga masing-masing pencak silat, renang, taekwondo, karate, kempo, tenis meja, tinju hingga panjat tebing.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Amirullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sulsel serahkanbantuan Rp325 juta buat korban puting beliung Pinrang
18 December 2025 11:40 WIB
BNPB fokuskan asesmen kerusakan usai puting beliung melanda Pinrang Sulsel
16 December 2025 5:42 WIB
Pengawasan WNA, Imigrasi Parepare gelar Operasi "Wira Waspada" di Sidrap dan Pinrang
13 December 2025 12:22 WIB
Imigrasi Parepare gelar Operasi Gabungan Keimigrasian bersama Timpora Pinrang
27 September 2025 9:45 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Ini alasan pelatih PSM setelah dibantai Bali United 0-2, ungkap makna Ewako
10 January 2026 6:45 WIB