RSKD Sulsel siapkan perawatan khusus caleg gagal
Kamis, 14 Maret 2019 7:54 WIB
Plt Dirut RSKD Dadi Sulsel, Dr Arman Bausat (ANTARA Foto/NS Wardyah)
Makassar (ANTARA) - Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019, Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Sulawesi Selatan menyiapkan Ruang VIP (Veri Important Person) bagi para calon legislatif (caleg) gagal.
Plt Dirut RSKD Dadi Sulsel, Dr Arman Bausat di Makassar, Rabu, mengaku ada tujuh ruangan VIP yang tengah dipersiapkan untuk melayani gangguan kesehatan baik secara fisik maupun mental untuk para caleg gagal ini.
Selain itu, pihak rumah sakit telah melakukan rapat khusus dengan sejumlah dokter dan staf pelayanan untuk menghadapi kemungkinan adanya caleg depresi.
"Kami sudah adakan pertemuan dengan dokter ahli jiwa untuk antisipasi setelah pemilu ada yang bermasalah kesehatan atau kejiwaannya," katanya.
Menurut Arman, caleg gagal ini bisa saja mengalami dampak psikis yang panjang sehingga harus segera ditangani. Sebab jika terlambat, maka akan berpengaruh terhadap kesehatan emosionalnya, paling parah berdampak pada psikisnya.
Karena itu juga, Dr Arman menawarkan dan menyiapkan bukan hanya terapi medis tapi juga terapi spritual, dengan pelayanan pasien tiga kali sepekan. Ada tenaga spritual dari agama Islam dan juga Kristen.
"Jadi kita sudah lama punya ustad dan pendeta, ini sudah program lama. Tapi memang untuk caleg ini sangat perlu terapi spritual," ungkapnya.
Bersamaan dengan itu, Dr Arman mengimbau kepada seluruh perawat agar kerja cepat apabila ada pasien caleg gagal yang datang. Beberapa langkah persiapan lainnya juga telah dilakukan, seperti pemenuhan obat-obatan hingga psykolog.
"Dokter spesialis jiwa dan psykolog juga sudah siap. Selain itu, ruang perawatan mulai dari bangsal hingga VIP sudah tersedia," tandasnya.
Plt Dirut RSKD Dadi Sulsel, Dr Arman Bausat di Makassar, Rabu, mengaku ada tujuh ruangan VIP yang tengah dipersiapkan untuk melayani gangguan kesehatan baik secara fisik maupun mental untuk para caleg gagal ini.
Selain itu, pihak rumah sakit telah melakukan rapat khusus dengan sejumlah dokter dan staf pelayanan untuk menghadapi kemungkinan adanya caleg depresi.
"Kami sudah adakan pertemuan dengan dokter ahli jiwa untuk antisipasi setelah pemilu ada yang bermasalah kesehatan atau kejiwaannya," katanya.
Menurut Arman, caleg gagal ini bisa saja mengalami dampak psikis yang panjang sehingga harus segera ditangani. Sebab jika terlambat, maka akan berpengaruh terhadap kesehatan emosionalnya, paling parah berdampak pada psikisnya.
Karena itu juga, Dr Arman menawarkan dan menyiapkan bukan hanya terapi medis tapi juga terapi spritual, dengan pelayanan pasien tiga kali sepekan. Ada tenaga spritual dari agama Islam dan juga Kristen.
"Jadi kita sudah lama punya ustad dan pendeta, ini sudah program lama. Tapi memang untuk caleg ini sangat perlu terapi spritual," ungkapnya.
Bersamaan dengan itu, Dr Arman mengimbau kepada seluruh perawat agar kerja cepat apabila ada pasien caleg gagal yang datang. Beberapa langkah persiapan lainnya juga telah dilakukan, seperti pemenuhan obat-obatan hingga psykolog.
"Dokter spesialis jiwa dan psykolog juga sudah siap. Selain itu, ruang perawatan mulai dari bangsal hingga VIP sudah tersedia," tandasnya.
Pewarta : NS Wardyah
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ratusan warga manfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis di RSKD Dadi Makassar
03 October 2025 20:29 WIB
Dua perawat RSKD Makassar diduga bunuh ODGJ terancam penjara lima tahun
22 October 2024 16:06 WIB, 2024
Perempuan ODGJ pelaku penganiayaan ibunya di Makassar ditangani RS Jiwa
26 September 2024 0:30 WIB, 2024
Psikiater: Dukungan keluarga sangat penting mencegah depresi caleg gagal
19 February 2024 20:16 WIB, 2024
Polda Sulsel sebut terpidana di Lapas Takalar meninggal dunia karena sakit
21 December 2023 20:27 WIB, 2023
RSKD Dadi Sulsel hadirkan scan retina permudah informasi pasien ODGJ
03 November 2023 9:53 WIB, 2023
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Bantuan emergensi kesehatan berbasis aplikasi hadir di Sulawesi Selatan
17 January 2020 6:16 WIB, 2020
Karyawan Sharp Indonesia laksanakan trauma healing untuk korban banjir
09 January 2020 5:37 WIB, 2020