Nurhayati S, pengusaha kosmetik "Wardah" dianugrahi Dr (HC) ITB
Jumat, 5 April 2019 15:34 WIB
Pengusaha kosmetik Wardah Nurhayati Subakat yang juga Ketua Umum Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) ketika bertemu mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin di Jakarta, (13/4/2016). (Kemenperin)
Bandung (ANTARA) - Institut Teknologi Bandung (ITB) menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan (honoris causa) kepada Dra Nurhayati Subakat, Apt, sehingga pengusaha kosmetik merek Wardah itu menjadi perempuan pertama penerima gelar tersebut.
Keterangan pers Direktorat Humas dan Publikasi ITB menyatakan, penganugerahan gelar yang dilakukan pada Sidang Terbuka Wisuda Kedua ITB di Selasar Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) ITB, Jumat itu sebagai bentuk penghormatan kepada seseorang yang telah memberikan sumbangsih nyata dalam memajukan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
Disebutkan, ITB memberikan penghargaaan kepada semua pihak yang menghasilkan karya-karya nyata dan dinilai mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa Indonesia menuju bangsa yang lebih maju dan sejahtera.
Pada tahun-tahun sebelumnya sudah ada 11 orang penerima Doktor Honoris Causa, yaitu Dr. Ir. Soekarno, Presiden Republik Indonesia pertama Dr. Ir. Sediatno, Prof. Dr. Ir. J. Rooseno Dr. Soetarjo Sigit, Dr. Ir. Hartanto Sastrosoenarto, Prof. Dr. Emil Salim, Dr. Ir. Arifin Panigoro, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Republik Indonesia keenam serta Nobel Laureate Prof. Peter Agre dan Prof. Finn Erling Kydland.
Dra Nurhayaii Subakat, Apt, merupakan salah seorang puteri Indonesia yang sejak tahun 1985, mengawali usahanya dengan mendirikan home industry produk sampo di rumahnya, hanya dibantu seorang karyawan.
Berbekal keilmuan farmasetika saat menempuh pendidikan sarjana farmasi dan apokeker di ITB pada tahun 1971-1975, serta berbekal pengalaman sebagai QC Manajer di Wella Cosmetics (1979-1985), Nurhayati mulai mengembangkan formulasi produksinya hingga mampu bersaing di pasar sampai dengan saat ini.
Berbagai parameter mutu selalu dipertimbangkan olehnya dalam menciptakan berbagai formula produknya. Hal tersebut mencakup parameter Mum Organoleptik, Keamanan (Safety), dan Etikasi, ditambah dengan parameter Halal.
Usaha produksi kosmetik Nurhayati terus berkembang meskipun pada tahun 1990 fasilitas home industry-nya sempat terbakar habis.
Berkat keuletan dan pertimbangannya dalam 4P yaitu Product, Price, Place, dan Promotion, ditambah 1 P lagi menurutnya, yaitu pertolongan Tuhan, maka PT Pusaka Tradisi Ibu sampai pada tahun 2011 melakukan modernisasi hingga kemudian berganti nama perusahaan menjadi PT Paragon Technology dan Innovation (singkatan tetap PTI).
Setelah modernisasi, karya-karya inovatif yang dihasilkannya didukung dengan kemajuan teknologi dan membuat industri kosmetik terkemuka bermerk Wardah ini mampu bersaing, tidak hanya dengan industri nasional melainkan juga dengan industri multinasional.
Upacara Wisuda Kedua Tahun Akademik 2018/2019 dilaksanakan dua hari pada tanggal 5 dan 6 April 2019, dengan total wisudawan 1.448 orang yang terdiri dari Sarjana 503 orang, Magister 884 orang dan Doktor sebanyak 61 orang.
Keterangan pers Direktorat Humas dan Publikasi ITB menyatakan, penganugerahan gelar yang dilakukan pada Sidang Terbuka Wisuda Kedua ITB di Selasar Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) ITB, Jumat itu sebagai bentuk penghormatan kepada seseorang yang telah memberikan sumbangsih nyata dalam memajukan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
Disebutkan, ITB memberikan penghargaaan kepada semua pihak yang menghasilkan karya-karya nyata dan dinilai mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa Indonesia menuju bangsa yang lebih maju dan sejahtera.
Pada tahun-tahun sebelumnya sudah ada 11 orang penerima Doktor Honoris Causa, yaitu Dr. Ir. Soekarno, Presiden Republik Indonesia pertama Dr. Ir. Sediatno, Prof. Dr. Ir. J. Rooseno Dr. Soetarjo Sigit, Dr. Ir. Hartanto Sastrosoenarto, Prof. Dr. Emil Salim, Dr. Ir. Arifin Panigoro, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Republik Indonesia keenam serta Nobel Laureate Prof. Peter Agre dan Prof. Finn Erling Kydland.
Dra Nurhayaii Subakat, Apt, merupakan salah seorang puteri Indonesia yang sejak tahun 1985, mengawali usahanya dengan mendirikan home industry produk sampo di rumahnya, hanya dibantu seorang karyawan.
Berbekal keilmuan farmasetika saat menempuh pendidikan sarjana farmasi dan apokeker di ITB pada tahun 1971-1975, serta berbekal pengalaman sebagai QC Manajer di Wella Cosmetics (1979-1985), Nurhayati mulai mengembangkan formulasi produksinya hingga mampu bersaing di pasar sampai dengan saat ini.
Berbagai parameter mutu selalu dipertimbangkan olehnya dalam menciptakan berbagai formula produknya. Hal tersebut mencakup parameter Mum Organoleptik, Keamanan (Safety), dan Etikasi, ditambah dengan parameter Halal.
Usaha produksi kosmetik Nurhayati terus berkembang meskipun pada tahun 1990 fasilitas home industry-nya sempat terbakar habis.
Berkat keuletan dan pertimbangannya dalam 4P yaitu Product, Price, Place, dan Promotion, ditambah 1 P lagi menurutnya, yaitu pertolongan Tuhan, maka PT Pusaka Tradisi Ibu sampai pada tahun 2011 melakukan modernisasi hingga kemudian berganti nama perusahaan menjadi PT Paragon Technology dan Innovation (singkatan tetap PTI).
Setelah modernisasi, karya-karya inovatif yang dihasilkannya didukung dengan kemajuan teknologi dan membuat industri kosmetik terkemuka bermerk Wardah ini mampu bersaing, tidak hanya dengan industri nasional melainkan juga dengan industri multinasional.
Upacara Wisuda Kedua Tahun Akademik 2018/2019 dilaksanakan dua hari pada tanggal 5 dan 6 April 2019, dengan total wisudawan 1.448 orang yang terdiri dari Sarjana 503 orang, Magister 884 orang dan Doktor sebanyak 61 orang.
Pewarta : Ajat Sudrajat
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
ITB Nobel menawarkan kerja sama pengembangan SDM kepada Pemkot Makassar
17 April 2024 4:13 WIB, 2024
Menparekraf Sandiaga : Indonesia bukukan potensi devisa Rp5,3 T dalam ITB Berlin
14 March 2023 14:23 WIB, 2023
Terpopuler - Profil
Lihat Juga
Profil Dudung Abdurachman sebagai Ketua KKIP dan penasihat pertahanan RI
23 October 2024 15:10 WIB, 2024
Azka, bocah 4 tahun, selamat setelah tertimbun tiga hari di Cianjur
23 November 2022 15:21 WIB, 2022
Profil atlet Paralimpiade: Elvin Sesa, andalan Ibu Pertiwi asal Masohi
23 August 2021 6:45 WIB, 2021
Di tengah kepasrahan keluarga korban Sriwijaya Air tersembul asa keajaiban
10 January 2021 16:55 WIB, 2021