PT IKI fokus rampungkan kapal pesanan BRI
Selasa, 16 April 2019 12:43 WIB
Suasana pelepasan kapal KM Kendhaga Nusantara 11 hasil produksi PT IKI beberapa waktu lalu.ANTARA FOTO/HO/humas Pemprov
Makassar (ANTARA) - PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Makassar kini fokus merampungkan kapal teras pesanan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang diharapkan bisa beroperasi mulai Agustus 2019
Direktur Utama PT IKI Edy Widarto di Makassar, Selasa, mengatakan kapal teras BRI ini akan dilengkapi berbagai fasilitas layaknya bank seperti mesin ATM, brankas dan teller juga disiapkan guna melayani masyarakat khususnya di kawasan timur Indonesia (KTI).
"Pengerjaanya sudah kita mulai dan kami targetkan bisa rampung pada Agustus nanti," katanya.
Kapal yang tengah dalam pengerjaan ini sendiri melengkapi dua kapal teras BRI yang lebih dulu beroperasi di Kepulauan Seribu dan Labuan Bajo. Termasuk rencana penambahan satu kapal di Kepulauan Riau.
Ia menjelaskan kapal teras BRI yang merupakan bank terapung atau berjalan ini sengaja dihadirkan untuk menjangkau dan melayani masyarakat yang belum memiliki akses ke perbankan atau di lokasinya belum terdapat bank.
Untuk ukurannya sendiri, kata dia, yakni 27 meter yang dianggap mampu melalui jalur-jalur sulit di kawasan timur Indonesia. Kecepatan yang mencapai 15 knot juga dianggap cukup untuk dapat mengakses wilayah-wilayah di Tanah Air khususnya di Kepulauan Halmahera.
"Jadi seperti bank terapung yang bisa diakses masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan. Kita sudah komitmen untuk saling bersinergi," ujarnya.
Direktur Utama PT IKI Edy Widarto di Makassar, Selasa, mengatakan kapal teras BRI ini akan dilengkapi berbagai fasilitas layaknya bank seperti mesin ATM, brankas dan teller juga disiapkan guna melayani masyarakat khususnya di kawasan timur Indonesia (KTI).
"Pengerjaanya sudah kita mulai dan kami targetkan bisa rampung pada Agustus nanti," katanya.
Kapal yang tengah dalam pengerjaan ini sendiri melengkapi dua kapal teras BRI yang lebih dulu beroperasi di Kepulauan Seribu dan Labuan Bajo. Termasuk rencana penambahan satu kapal di Kepulauan Riau.
Ia menjelaskan kapal teras BRI yang merupakan bank terapung atau berjalan ini sengaja dihadirkan untuk menjangkau dan melayani masyarakat yang belum memiliki akses ke perbankan atau di lokasinya belum terdapat bank.
Untuk ukurannya sendiri, kata dia, yakni 27 meter yang dianggap mampu melalui jalur-jalur sulit di kawasan timur Indonesia. Kecepatan yang mencapai 15 knot juga dianggap cukup untuk dapat mengakses wilayah-wilayah di Tanah Air khususnya di Kepulauan Halmahera.
"Jadi seperti bank terapung yang bisa diakses masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan. Kita sudah komitmen untuk saling bersinergi," ujarnya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Iptek
Lihat Juga
Menristek: Forum Indonesia-Prancis tingkatkan iklim penelitian di Indonesia
31 October 2019 12:09 WIB, 2019