Sulsel Adopsi Teknologi Pengolahan Air Tercanggih di Jerman
Jumat, 14 Juni 2019 15:43 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (tiga kiri) saat melihat langsung Technology Water Treatment (teknologi pengolahan air) di Jerman.ANTARA FOTO/HO/Humas Pemprov Sulsel
Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan akan mengadopsi teknologi pengolahan air bersih tercanggih yang ada di Jerman saat ini.
Daerah pertama yang akan mengadopsi Technology Water Treatment (teknologi pengolahan air) tersebut yakni Kabupaten Wajo.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam keterangan tertulis yang diterima di Makassar, Jumat mengatakan setelah melakukan peninjauan langsung sarana pengelolaan air bersih di Jerman, dinilai sangat cocok untuk diterapkan, khususnya di daerah pemilik debit air yang melimpah.
"Instalasi pengolahan air bersih ini salah satu yang tercanggih saat ini yang dimiliki Jerman," kata Nurdin Abdullah.
Teknologi tersebut, kata dia, sudah bisa menghasilkan air bersih untuk langsung dikonsumsi masyarakat Jerman. Diharapkan, air yang langsung dikonsumsi tersebut bisa dirasakan pula masyarakat Sulsel, khususnya di Kabupaten Wajo terlebih dahulu.
"Pilot project ini kami berharap bisa dimulai di Kabupaten Wajo. Karena selama ini, air baku Danau Tempe cukup besar, tetapi Wajo masih selalu kekurangan air bersih," jelasnya.
Terkait hal itu, Gubernur Sulsel yang didampingi Bupati Wajo, Amran Mahmud, sudah meminta pihak Jerman untuk membangun tekhnologi pengolahan air itu dengan berkolaborasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat.
"Kami minta pihak Jerman untuk merancangkan PDAM yang cost produksinya murah, agar daya beli masyarakat terjangkau,"ujarnya.
Daerah pertama yang akan mengadopsi Technology Water Treatment (teknologi pengolahan air) tersebut yakni Kabupaten Wajo.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam keterangan tertulis yang diterima di Makassar, Jumat mengatakan setelah melakukan peninjauan langsung sarana pengelolaan air bersih di Jerman, dinilai sangat cocok untuk diterapkan, khususnya di daerah pemilik debit air yang melimpah.
"Instalasi pengolahan air bersih ini salah satu yang tercanggih saat ini yang dimiliki Jerman," kata Nurdin Abdullah.
Teknologi tersebut, kata dia, sudah bisa menghasilkan air bersih untuk langsung dikonsumsi masyarakat Jerman. Diharapkan, air yang langsung dikonsumsi tersebut bisa dirasakan pula masyarakat Sulsel, khususnya di Kabupaten Wajo terlebih dahulu.
"Pilot project ini kami berharap bisa dimulai di Kabupaten Wajo. Karena selama ini, air baku Danau Tempe cukup besar, tetapi Wajo masih selalu kekurangan air bersih," jelasnya.
Terkait hal itu, Gubernur Sulsel yang didampingi Bupati Wajo, Amran Mahmud, sudah meminta pihak Jerman untuk membangun tekhnologi pengolahan air itu dengan berkolaborasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat.
"Kami minta pihak Jerman untuk merancangkan PDAM yang cost produksinya murah, agar daya beli masyarakat terjangkau,"ujarnya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Iptek
Lihat Juga
Menristek: Forum Indonesia-Prancis tingkatkan iklim penelitian di Indonesia
31 October 2019 12:09 WIB, 2019