BCA Makassar Turunkan Bunga KPR
Sabtu, 20 Februari 2010 10:34 WIB
Makassar (ANTARA News) - PT. Bank Central Asia (BCA) cabang Makassar menurunkan suku bunga kredit pemilikan perumahan (KPR) dari 10,5 persen menjadi 9,5 persen.
Kepala Pemasaran BCA Cabang Makassar, Elvriawati Tumewah, mengatakan, di Makassar, Jumat, bunga KPR turun sekitar satu persen hanya berlaku untuk jangka waktu satu tahun.
"Fix 1 tahun turun 1 persen, fix 2 tahun 9,75 persen sementara fix 3 tahun untuk tahun pertama 10 persen kemudian tahun berikutnya maksimal 13,5 persen," kata dia.
Penurunan bunga KPR, lanjutnya, berlaku juga bagi nasabah bank lain yang akan melakukan pengalihan kredit (take over) ke BCA Makassar.
"Tidak ada pembatasan pemberian fasilitas penurunan kredit, baik itu nasabah baru maupun 'take over'," ucapnya.
Dia menjelaskan, penurunan itu dilakukan karena melihat tren pertumbuhan ekonomi di Makassar semakin baik dengan karakter masyarakat yang konsumtif.
Kepala Operasional BCA Cabang Makassar, Heri Soerjono, mengatakan, dalam kesempatan itu mengharapkan pertumbuhan nasabah KPR baru tahun ini bisa bertambah dengan nilai kredit naik hingga Rp200 miliar, dari posisi "outstanding" kredit perumahan BCA selama 2009 hingga Januari 2010 ini tercatat Rp320 miliar.
"Selama 2009 lalu, nasabah KPR tercatat sebanyak 287 orang," ucapnya.
BCA Makassar sejauh ini telah membangun kerjasama dengan perusahaan pengembang nasional "Citra Land" untuk bunga kredit rendah.
Bunga kredit yang ditawarkan ke nasabah melalui perjanjian kerjasama itu sebesar 7 persen untuk KPR selama satu tahun dan 8 persen untuk KPR selama dua tahun.
Menurutnya, nasabah KPR yang memanfaatkan fasilitas itu hanya akan dibebankan biaya "provisi" 0,5 persen dan gratis asuransi jiwa.
Sementara mitra dari pelaku usaha lokal yang telah digandeng BCA Makassar selama ini hanya berkisar 10 pengembang. (T.PK-HK/M012)
Kepala Pemasaran BCA Cabang Makassar, Elvriawati Tumewah, mengatakan, di Makassar, Jumat, bunga KPR turun sekitar satu persen hanya berlaku untuk jangka waktu satu tahun.
"Fix 1 tahun turun 1 persen, fix 2 tahun 9,75 persen sementara fix 3 tahun untuk tahun pertama 10 persen kemudian tahun berikutnya maksimal 13,5 persen," kata dia.
Penurunan bunga KPR, lanjutnya, berlaku juga bagi nasabah bank lain yang akan melakukan pengalihan kredit (take over) ke BCA Makassar.
"Tidak ada pembatasan pemberian fasilitas penurunan kredit, baik itu nasabah baru maupun 'take over'," ucapnya.
Dia menjelaskan, penurunan itu dilakukan karena melihat tren pertumbuhan ekonomi di Makassar semakin baik dengan karakter masyarakat yang konsumtif.
Kepala Operasional BCA Cabang Makassar, Heri Soerjono, mengatakan, dalam kesempatan itu mengharapkan pertumbuhan nasabah KPR baru tahun ini bisa bertambah dengan nilai kredit naik hingga Rp200 miliar, dari posisi "outstanding" kredit perumahan BCA selama 2009 hingga Januari 2010 ini tercatat Rp320 miliar.
"Selama 2009 lalu, nasabah KPR tercatat sebanyak 287 orang," ucapnya.
BCA Makassar sejauh ini telah membangun kerjasama dengan perusahaan pengembang nasional "Citra Land" untuk bunga kredit rendah.
Bunga kredit yang ditawarkan ke nasabah melalui perjanjian kerjasama itu sebesar 7 persen untuk KPR selama satu tahun dan 8 persen untuk KPR selama dua tahun.
Menurutnya, nasabah KPR yang memanfaatkan fasilitas itu hanya akan dibebankan biaya "provisi" 0,5 persen dan gratis asuransi jiwa.
Sementara mitra dari pelaku usaha lokal yang telah digandeng BCA Makassar selama ini hanya berkisar 10 pengembang. (T.PK-HK/M012)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Genjot KPR subsidi, BTN tawarkan bunga 10 persen selama tiga tahun
07 September 2020 11:34 WIB, 2020
BCA kawasan Indonesia Timur salurkan kredit UKM Rp6,3 triliun pada 2019
09 January 2020 8:47 WIB, 2020
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PT Vale tekankan transformasi pertambangan berkelanjutan di Morowali Sulteng
22 September 2026 23:05 WIB