Bagi Anwar Ibrahim, Habibie sosok kakak dan sahabat
Kamis, 10 Oktober 2019 4:42 WIB
Tokoh pembaharu Malaysia Dato' Seri Anwar Ibrahim (tengah) menceritakan kenangannya terhadap sosok Presiden ke-3 RI BJ Habibie dengan didampingi dua putra Habibie, Thareq Kemal Habibie (kiri) dan Ilham Akbar Habibie (kanan) di kediaman mereka, Jakarta, Rabu (9/10/2019). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
Jakarta (ANTARA) - Politisi Malaysia, Dato' Seri Anwar Ibrahim mengatakan sosok mendiang Presiden ke-3 RI BJ Habibie merupakan kakak dan sahabat baginya.
Pernyataan itu disampaikan Anwar Ibrahim setelah ia bertakziah atau menemui keluarga BJ Habibie di kediaman mereka di Jakarta pada Rabu malam.
Anwar menceritakan peran kakak dan sahabat ditunjukkan BJ Habibie saat mantan wakil perdana menteri Malaysia itu mendekam di penjara.
"Saya sebagai adik, hubungan saya dengan Habibie begitu akrab. Sewaktu saya dipenjara, mungkin intel Indonesia mendengar saya disiksa, dipukul. Pak Habibie membuat sebuah langkah diplomatik luar biasa. Dia mengirim surat (ke otoritas Malaysia, red), isinya: Tolong jangan apa-apakan adik saya," tutur Anwar menjawab pertanyaan ANTARA saat ditanya mengenai kedekatan dirinya dengan presiden RI ke-3 itu.
Menurut Anwar, perhatian Habibie terhadap dirinya berlanjut saat ia mengikuti proses pengadilan. Anwar bercerita, sehari sebelum vonis pengadilan dibacakan, ia sempat menginap di kediaman Habibie di Jakarta.
"Februari, 2015. Saat itu satu hari sebelum saya divonis, saya sempat menginap. Saya di sini shalat Jumat, dan ikut sarapan bersama beliau. Dia bilang ke saya: Anwar, jangan pulang, kalau kamu pulang, kamu dipenjara," kata Anwar Ibrahim mengenang sosok BJ Habibie yang wafat pada 11 September 2019 itu.
Kedekatan Anwar dan Habibie pun terus berlanjut setelah tokoh politik Malaysia itu bebas dari tahanan pada 16 Mei 2018.
Setelah bebas, Anwar mengatakan, kunjungan luar negeri pertamanya adalah ke Indonesia untuk menemui BJ Habibie sebelum ia melawat ke negara lain.
Hubungan baik dua tokoh itu pun terus terbangun, bahkan Anwar sempat menjenguk BJ Habibie beberapa hari sebelum ia wafat.
Namun saat BJ Habibie berpulang, Anwar tak dapat menghadiri upacara pemakamannya karena tengah mengurusi keperluan lain.
Walaupun demikian, istri Anwar Ibrahim yang sekarang menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato' Seri Wan Azizah, hadir pada upacara pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada 12 September.
Pernyataan itu disampaikan Anwar Ibrahim setelah ia bertakziah atau menemui keluarga BJ Habibie di kediaman mereka di Jakarta pada Rabu malam.
Anwar menceritakan peran kakak dan sahabat ditunjukkan BJ Habibie saat mantan wakil perdana menteri Malaysia itu mendekam di penjara.
"Saya sebagai adik, hubungan saya dengan Habibie begitu akrab. Sewaktu saya dipenjara, mungkin intel Indonesia mendengar saya disiksa, dipukul. Pak Habibie membuat sebuah langkah diplomatik luar biasa. Dia mengirim surat (ke otoritas Malaysia, red), isinya: Tolong jangan apa-apakan adik saya," tutur Anwar menjawab pertanyaan ANTARA saat ditanya mengenai kedekatan dirinya dengan presiden RI ke-3 itu.
Menurut Anwar, perhatian Habibie terhadap dirinya berlanjut saat ia mengikuti proses pengadilan. Anwar bercerita, sehari sebelum vonis pengadilan dibacakan, ia sempat menginap di kediaman Habibie di Jakarta.
"Februari, 2015. Saat itu satu hari sebelum saya divonis, saya sempat menginap. Saya di sini shalat Jumat, dan ikut sarapan bersama beliau. Dia bilang ke saya: Anwar, jangan pulang, kalau kamu pulang, kamu dipenjara," kata Anwar Ibrahim mengenang sosok BJ Habibie yang wafat pada 11 September 2019 itu.
Kedekatan Anwar dan Habibie pun terus berlanjut setelah tokoh politik Malaysia itu bebas dari tahanan pada 16 Mei 2018.
Setelah bebas, Anwar mengatakan, kunjungan luar negeri pertamanya adalah ke Indonesia untuk menemui BJ Habibie sebelum ia melawat ke negara lain.
Hubungan baik dua tokoh itu pun terus terbangun, bahkan Anwar sempat menjenguk BJ Habibie beberapa hari sebelum ia wafat.
Namun saat BJ Habibie berpulang, Anwar tak dapat menghadiri upacara pemakamannya karena tengah mengurusi keperluan lain.
Walaupun demikian, istri Anwar Ibrahim yang sekarang menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato' Seri Wan Azizah, hadir pada upacara pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada 12 September.
Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Almarkaz Al Islami gelar shalat ghaib untuk Habibie usai shalat Jumat
13 September 2019 12:52 WIB, 2019
Pemprov Sulsel gelar salat gaib untuk almarhum Presiden ke-3 RI BJ Habibie
12 September 2019 21:34 WIB, 2019
Yayasan Al Markaz Al Islami ajak masyarakat shalat ghaib untuk BJ Habibie
12 September 2019 18:28 WIB, 2019
Bj Habibie wafat - 1.350 mahasiswa UIM kirimkan Alfatihah untuk BJ Habibie
12 September 2019 18:24 WIB, 2019
Terpopuler - Profil
Lihat Juga
Profil Dudung Abdurachman sebagai Ketua KKIP dan penasihat pertahanan RI
23 October 2024 15:10 WIB, 2024
Azka, bocah 4 tahun, selamat setelah tertimbun tiga hari di Cianjur
23 November 2022 15:21 WIB, 2022
Profil atlet Paralimpiade: Elvin Sesa, andalan Ibu Pertiwi asal Masohi
23 August 2021 6:45 WIB, 2021