Almarkaz Al Islami gelar shalat ghaib untuk Habibie usai shalat Jumat

id Al Markaz Makassar,habibie wafat,bj habibie

Almarkaz Al Islami gelar shalat ghaib untuk Habibie usai shalat Jumat

Bangunan Masjid Al Markaz Al Islami di Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Nur Suhra Wardyah

Makassar (ANTARA) - Koordinator Badan Pengurus Harian (BPH) Masjid Al Markaz al Islami Makassar Sulawesi Selatan Prof Dr Ambo Ala mengatakan bahwa usai shalat Jumat akan dilaksanakan shalat ghaib untuk almarhum BJ Habibie di Masjid Al Markaz.

"Kami sudah koordinasi antar-pengurus harian dan memilih Jumat untuk laksanakan shalat ghaib karena jamaahnya banyak sehingga semakin banyak pula yang doakan Beliau," kata Prof Ambo Ala, mantan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulawesi Selatan, di Makassar.

Menjadi Ketua ICMI pada periode 2012--2017 membawa kenangan bagi Prof Ambo Ala, yang selama kurun itu kerap berinteraksi dengan BJ Habibie, presiden ketiga Republik Indonesia yang menjadi Dewan Kehormatan ICMI.

BJ Habibie, menurut dia, kerap hadir dalam kegiatan akbar ICMI, termasuk Muktamar ICMI di Kota Makassar.

"Beliau selalu memberi pesan secara umum terkait masa depan ICMI dan bagaimana ICMI harus berkembang ke depan, tetapi hal luar biasa karena kita pertama di luar Pulau Jawa melaksanakan muktamar ICMI dan dihadiri Beliau," katanya.

Bagi Guru Besar Universitas Hasanuddin itu, BJ Habibie merupakan sosok inspiratif yang penuh optimisme dan memiliki pandangan jauh ke depan.

"Saya pernah mendengar Beliau pidato di Surabaya tatkala saya menghadiri acara ICMI, dan saat itu Beliau menyampaikan suasana yang bangsa hadapi ke depan," katanya.

"Contohnya, salah satunya saat mengatakan bahwa saat ini bandara sunyi, tetapi masa mendatang lalu lintas utama melalui udara," ia menambahkan.

"Pak Habibie adalah tokoh sentral ICMI, jika Beliau tidak sempat datang pasti ada testimoni yang luar biasa. Optimismenya membakar terus semangat," katanya.

BJ Habibie juga terkenal dengan program peningkatan kualitas iman, pikir, kerja, karya, dan hidup. Program yang disebut 5K itu menjadi bagian dari misi utama ICMI untuk mencetak sumber daya manusia yang memiliki bekal ilmu pengetahuan dan teknologi serta keimanan dan ketakwaan.
 
 
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar