Makassar (ANTARA News) - Anak perempuan semata wayang penyanyi bersuara emas Andi Meriem Mattalata, Herli Merdania (32), dikabarkan masih syok atas meninggalnya sang ibunda.
"Dania (panggilan untuk Herli Merdania) masih syok, sampai sekarang belum mau berbicara apa-apa," kata adik bungsu Andi Meriem Mattalata, Andi Soraya Mattalata, saat diwawancarai di rumah keluarga di Jalan Ratulangi, Makassar, Sabtu.
Karena itu, lanjutnya, keluarga belum tahu persis urutan kejadian Meri (panggilan kecil Andi Meriem Mattalata) saat dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa.
"Mereka berdua pergi ke Amsterdam, Belanda untuk berlibur dua hari yang lalu dan keadaannya baik-baik saja," ujarnya.
Keduanya memang sering melancong ke Belanda pada setiap ada kesempatan, karena ada kerabat dekatnya yang tinggal di negeri kincir angin tersebut.
"Biasanya Meri berlibur di sana selama sepuluh hari," katanya.
Kabar pertama penyanyi era 1980-1990 tersebut telah berpulang diterimanya dari kakaknya yang bermukim di Jakarta melalui telepon.
Ia menduga Meri yang mengidap diabetes itu mengalami kelelahan dan menyebabkan kadar gulanya naik.
Meri diketahui keluarga mengidap penyakit diabetes ketika mengandung.
"Memang penyakit ini penyakit turunan dari ibu dan yang cenderung mewarisi adalah Meri. Penyakit ini juga yang mengambil nyawa almarhumah ibu kami," katanya, mengenang.
Selain penyakit diabetes, Soraya juga membenarkan kabar yang menyebutkan bahwa Meri memiliki gangguan radang tenggorokan yang sempat membuatnya tidak menyanyi dalam waktu lama.
"Itu memang benar, sebagai penyanyi mungkin memang biasa terganggu dengan radang tenggorokan, namun kedipsiplinannya yang membuatnya menjadi penyanyi yang baik," katanya.
Menurutnya, pihak keluarga kemungkinan besar akan memakamkan di pemakaman keluarga Andi Mattalata di Tanah Maridie, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
"Kemungkinannya sangat kecil jika ingin dimakamkan di samping makam suaminya almarhum Bambang Hertasning di TPU Jeruk Purut Jakarta karena di sana sudah penuh sekali," jelasnya.
Almarhumah, lanjutnya, kemungkinan akan langsung disemayamkan di rumah duka di Makassar pada Senin atau Selasa setibanya dari Belanda.
"Kita lihat kondisinya nanti, kalau sempat kita akan mandikan dan shalatkan di sini, mengingat prosedur yang cukup rumit pada proses pengurusan jenazah warga negara Indonesia di luar negeri," katanya sambil berharap Kedutaan Besar Republik Indonesia di Belanda bisa membantu prosesnya.
Ia mengatakan semua hal menyangkut pemakaman masih dibicarakan oleh kelima saudara yang ditinggalkan oleh almarhumah. Andi Meriem Mattalata adalah anak kelima dari enam bersaudara. Tiga saudaranya bermukim di Makassar, sedangkan sisanya di Jakarta.
Almarhumah menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 04.30 waktu Makassar, namun "Mutiara dari Selatan" itu meninggal dunia di Amsterdam, Belanda.
Hingga siang, keluarga dan kerabat terus berdatangan ke rumah duka di Makassar. Rencananya, mulai malam ini keluarga akan menggelar tahlilan dan juga di rumah duka di Jalan Jupiter 1A No 1 Villa Cinere Mas Jakarta.
Soraya menambahkan, meski telah jarang tampil di layar kaca, almarhumah masih sering memperdengarkan suara khasnya dengan menyanyi di acara-acara keluarga.
(T.KR-RY/E011)
Anak Andi Meriam Mattalatta Masih Syok
Sabtu, 5 Juni 2010 21:59 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapal China dengan meriam masuki perairan Jepang dekat Kepulauan Senkaku
26 November 2022 6:52 WIB, 2022
Ukraina mulai terima rudal Harpoon dan meriam howitzer dari Denmark dan AS
28 May 2022 20:42 WIB, 2022