
Anggota Komisi VIII DPR RI menilai Embarkasi Makassar layak jadi contoh nasional

Makassar (ANTARA) - Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) RI, Sri Wulan, mengapresiasi pelayanan yang diberikan Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan kepada para jamaah calon haji (JCH) dan layak menjadi contoh secara nasional.
“Kunjungan kami ini sangat menyenangkan. Kita bisa melihat bagaimana mereka menerima jamaah, bagaimana kesiapan petugas-petugasnya, fasilitas dan sarana lainnya,” ujarnya, saat melakukan kunjungan ke Asrama Haji Makassar di Makassar, Rabu.
Sri Wulan meninjau aktivitas pelayanan kepada kloter JCH gabungan dari Kabupaten Bone, Maros, Jeneponto, Kota Makassar serta Provinsi Papua yang baru saja masuk pemondokan asrama haji.
Menurutnya, pelayanan yang diberikan kepada calon jemaah haji sudah sangat baik dan layak menjadi contoh bagi embarkasi lainnya di Indonesia.
Sri Wulan mengatakan, pihaknya juga meninjau langsung kondisi kamar, fasilitas kesehatan, hingga bertemu dengan sejumlah calon jemaah haji yang tengah bersiap berangkat ke Tanah Suci.
“Kita sudah mengecek kamar-kamar dan fasilitas lainnya seperti fasilitas kesehatan. Kemudian kamar juga oke, tadi kita sudah ketemu juga sama calon jamaah. Fasilitas yang diberikan sangat luar biasa,” katanya.
Menurut Sri Wulan, pelayanan jemaah haji harus dilakukan secara maksimal, termasuk standar fasilitas di embarkasi yang dinilai minimal setara hotel bintang tiga agar para jemaah dapat beristirahat dengan nyaman sebelum menjalani perjalanan panjang menuju Arab Saudi.
“Ini memang harus dijadikan contoh bahwa pelayanan jemaah haji harus maksimal, di mana embarkasi-embarkasi itu minimal setara dengan hotel bintang tiga. Jadi jemaah juga merasakan kenyamanan,” jelasnya.
Ia menuturkan, kenyamanan tersebut penting mengingat para jemaah harus menempuh perjalanan panjang dari daerah asal menuju Makassar sebelum melanjutkan penerbangan sekitar 10 jam menuju Arab Saudi.
Selain fasilitas penginapan, Sri Wulan juga mengapresiasi layanan konsumsi bagi jemaah, termasuk perhatian khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia).
“Tadi juga disampaikan ada makanan khusus untuk lansia, kemudian makanan reguler juga tersendiri, dan jemaah mendapatkan makan tiga kali. Artinya makanan di embarkasi terjamin,” ujarnya.
Ia memastikan sejauh ini tidak ditemukan kendala berarti dalam pelayanan di Embarkasi Makassar.
“Alhamdulillah tidak ada kendala. Ini termasuk embarkasi yang nilainya delapan,” ucapnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Anggota Komisi VIII DPR RI nilai Embarkasi Makassar layak jadi contoh
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
