Pencegahan kekerdilan jadi program prioritas DWP Sulsel
Senin, 13 Januari 2020 18:58 WIB
Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Lies F Nurdin pada perayaan HUT Dharma Wanita Persatuan Sulsel di Makassar, Senin (13/1/2020). ANTARA Foto/Humas Sulsel
Makassar (ANTARA) - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Sri Rejeki menyampaikan bahwa pencegahan kekerdilan (stunting) akan menjadi salah satu program prioritas pada tahun 2020 sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
"Sebagai organisasi yang menghimpun dan membina para istri Aparatur Sipil Negara (ASN), peran perempuan dalam pembangunan nasional merupakan potensi yang harus dimaksimalkan," katanya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP secara nasional yang ke-20 di Makassar, Senin.
Komitmen program prioritas pencegahan kekerdilan oleh DWP Sulsel tersebut mulai direalisasikan, salah satunya melalui pemberian materi kepada anggota dari seluruh kabupaten/kota mengenai dukungan terhadap penanganan gizi buruk. Mulai dari pendampingan pemberian ASI hingga makanan pendamping untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.
"Di Indonesia, potensi perempuan merupakan aset nasional yg harus dikembangkan dalam kegiatan bernegara dan kita semua dituntut agar memperhatikan kualitas SDM secara berkelanjutan, baik DWP pusat hingga di tingkat kelurahan," katanya di hadapan Ketua dan Anggota TP PKK Provinsi Sulsel.
Menurut Sri, DWP Sulsel sebagai salah satu unsur penggerak pembangunan dan secara profesional menjadi mitra pemerintah, juga bertekad membangun sumber daya manusia secara berkualitas dan berdaya saing serta menurunkan angka kekerasan pada perempuan dan anak.
Sementara, Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Lies F Nurdin menyampaikan dukungan atas komitmen kerja Dharma Wanita dalam mendukung pembangunan SDM dan pencegahan kekerdilan di Sulsel.
"PKK dan Dharma Wanita sama-sama bekerja mendukung program pemerintah pusat dan daerah, apalagi seluruh organisasi perempuan diminta membantu program nasional," katanya.
Lies mengemukakan bahwa ada 300 organisasi perempuan di Sulawsi Selatan. "Jika semuanya turun ke masyarakat untuk membantu dan sosialisasi mengenai penanganan gizi buruk dan pencegahan kekerdilan, Insya Allah di Sulsel bisa kita tekan," tutur Lies.
Turut hadir dalam perayaan HUT yang mengusung tema 'Optimalisasi Kinerja DWP Sebagai Mitra Strategis Pemerintah untuk Suksesnya Pembangun Nasional', Asisten Bidang Pemerintahan Sulsel Andi Aslam Patonangi, pimpinan dan jajaran Forkopimda Sulsel.*
"Sebagai organisasi yang menghimpun dan membina para istri Aparatur Sipil Negara (ASN), peran perempuan dalam pembangunan nasional merupakan potensi yang harus dimaksimalkan," katanya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP secara nasional yang ke-20 di Makassar, Senin.
Komitmen program prioritas pencegahan kekerdilan oleh DWP Sulsel tersebut mulai direalisasikan, salah satunya melalui pemberian materi kepada anggota dari seluruh kabupaten/kota mengenai dukungan terhadap penanganan gizi buruk. Mulai dari pendampingan pemberian ASI hingga makanan pendamping untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.
"Di Indonesia, potensi perempuan merupakan aset nasional yg harus dikembangkan dalam kegiatan bernegara dan kita semua dituntut agar memperhatikan kualitas SDM secara berkelanjutan, baik DWP pusat hingga di tingkat kelurahan," katanya di hadapan Ketua dan Anggota TP PKK Provinsi Sulsel.
Menurut Sri, DWP Sulsel sebagai salah satu unsur penggerak pembangunan dan secara profesional menjadi mitra pemerintah, juga bertekad membangun sumber daya manusia secara berkualitas dan berdaya saing serta menurunkan angka kekerasan pada perempuan dan anak.
Sementara, Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Lies F Nurdin menyampaikan dukungan atas komitmen kerja Dharma Wanita dalam mendukung pembangunan SDM dan pencegahan kekerdilan di Sulsel.
"PKK dan Dharma Wanita sama-sama bekerja mendukung program pemerintah pusat dan daerah, apalagi seluruh organisasi perempuan diminta membantu program nasional," katanya.
Lies mengemukakan bahwa ada 300 organisasi perempuan di Sulawsi Selatan. "Jika semuanya turun ke masyarakat untuk membantu dan sosialisasi mengenai penanganan gizi buruk dan pencegahan kekerdilan, Insya Allah di Sulsel bisa kita tekan," tutur Lies.
Turut hadir dalam perayaan HUT yang mengusung tema 'Optimalisasi Kinerja DWP Sebagai Mitra Strategis Pemerintah untuk Suksesnya Pembangun Nasional', Asisten Bidang Pemerintahan Sulsel Andi Aslam Patonangi, pimpinan dan jajaran Forkopimda Sulsel.*
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DWP Kota Makassar mengajak semangat beramal di peringatan Maulid Rasulullah
27 September 2024 20:48 WIB, 2024
DWP Kanwil Kemenkumham Sulsel gelar berbagai lomba meriahkan HUT ke-79 RI
16 August 2024 16:13 WIB, 2024
Pj Gubernur Sulsel minta Dharma Wanita sukseskan pengendalian inflasi
12 December 2023 9:53 WIB, 2023
DWP Kemenkumham Sulsel salurkan 100 paket sembako ke masyarakat prasejehtera
08 December 2022 5:10 WIB, 2022
Rektor Unhas memotivasi pengurus DWP Sulbar dukung kemajuan pariwisata
19 November 2021 18:43 WIB, 2021
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Bantuan emergensi kesehatan berbasis aplikasi hadir di Sulawesi Selatan
17 January 2020 6:16 WIB, 2020
Karyawan Sharp Indonesia laksanakan trauma healing untuk korban banjir
09 January 2020 5:37 WIB, 2020