Rektor Unhas dorong perubahan konsep belajar selama pandemi COVID-19
Kamis, 28 Mei 2020 21:51 WIB
suasana kegiatan halalbihalal FK Unhas, Kamis,(28/5).ANTARA/HO/Humas Unhas
Makassar (ANTARA) - Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA mendorong perubahan konsep belajar yang lebih matang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran selama pandemi COVID-19.
"Peningkatan kapasitas modul dan metode pembelajaran harus dibuat dengan konsep yang matang guna menghasilkan proses pembelajaran yang berkualitas walaupun masa krisis COVID-19," kata Prof Dwia dalam acara halalbihalal FK Unhas yang dilakukan secara virtual, Kamis.
Ia mengatakan situasi kritis saat ini tidak boleh menghambat program pembelajaran, diperlukan adanya penyesuaian Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang bisa mengoptimalkan pengembangan ilmu pengetahuan mahasiswa selama masa pandemi.
Ia mengucapkan terima kasih atas kontribusi optimal para dokter dan residen Fakultas Kedokteran Unhas yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama masa pandemi COVID-19.
"Luar biasa pengabdiannya, tidak hanya optimal dalam pelayanan kesehatan. Tapi, kontribusi penggalangan dana untuk membantu masyarakat melalui tim satgas COVID-19 juga sangat kami apresiasi," jelas Prof Dwia.
Selama masa pandemi, FK Unhas memperoleh semacam laboratorium lapangan yang bisa dimaksimalkan untuk memperkaya hasil penelitian sekaligus kontribusi peneliti untuk permasalahan COVID-19.
"Kami juga apresiasi produktivitas kerja FK yang menghadirkan tiga program studi sub spesialis baru. Ini luar biasa, semoga kinerjanya tetap dipertahankan," sambung Prof Dwia.
Dekan FK Unhas Prof dr Budu SpM (K) M Med Ed PhD mengatakan halalbihalal menjadi ajang mempererat hubungan silaturahmi dan persaudaraan.
"Setelah berpuasa selama sebulan penuh, semoga amal ibadah puasa dan ibadah kita di terima Allah Swt. Olehnya itu, sepatutnya setelah hubungan ketaqwaan dengan Allah telah dilakukan, maka mari kita tingkatkan hubungan persaudaraan kita, saling memberi maaf di antara sesama," jelas Prof Budu.
"Peningkatan kapasitas modul dan metode pembelajaran harus dibuat dengan konsep yang matang guna menghasilkan proses pembelajaran yang berkualitas walaupun masa krisis COVID-19," kata Prof Dwia dalam acara halalbihalal FK Unhas yang dilakukan secara virtual, Kamis.
Ia mengatakan situasi kritis saat ini tidak boleh menghambat program pembelajaran, diperlukan adanya penyesuaian Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang bisa mengoptimalkan pengembangan ilmu pengetahuan mahasiswa selama masa pandemi.
Ia mengucapkan terima kasih atas kontribusi optimal para dokter dan residen Fakultas Kedokteran Unhas yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama masa pandemi COVID-19.
"Luar biasa pengabdiannya, tidak hanya optimal dalam pelayanan kesehatan. Tapi, kontribusi penggalangan dana untuk membantu masyarakat melalui tim satgas COVID-19 juga sangat kami apresiasi," jelas Prof Dwia.
Selama masa pandemi, FK Unhas memperoleh semacam laboratorium lapangan yang bisa dimaksimalkan untuk memperkaya hasil penelitian sekaligus kontribusi peneliti untuk permasalahan COVID-19.
"Kami juga apresiasi produktivitas kerja FK yang menghadirkan tiga program studi sub spesialis baru. Ini luar biasa, semoga kinerjanya tetap dipertahankan," sambung Prof Dwia.
Dekan FK Unhas Prof dr Budu SpM (K) M Med Ed PhD mengatakan halalbihalal menjadi ajang mempererat hubungan silaturahmi dan persaudaraan.
"Setelah berpuasa selama sebulan penuh, semoga amal ibadah puasa dan ibadah kita di terima Allah Swt. Olehnya itu, sepatutnya setelah hubungan ketaqwaan dengan Allah telah dilakukan, maka mari kita tingkatkan hubungan persaudaraan kita, saling memberi maaf di antara sesama," jelas Prof Budu.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
JPU Kejati Sulsel nyatakan pikir-pikir untuk banding vonis Bansos COVID-19
01 October 2025 18:00 WIB
Taksi online minta keputusan gubernur Sulsel soal tarif ASK ditinjau ulang
12 February 2025 20:08 WIB
Kemenkes akan menyediakan fasilitas rontgen gratis di 514 kabupaten
16 December 2024 21:03 WIB, 2024
KPK panggil pimpinan perusahaan terkait dugaan korupsi bansos presiden
08 October 2024 15:08 WIB, 2024
Raksasa farmasi AstraZeneca tarik peredaran vaksin COVID-19 di seluruh dunia
09 May 2024 6:42 WIB, 2024