India Minati Batu Bara Sulsel
Jumat, 15 Oktober 2010 3:15 WIB
Makassar (ANTARA News) - Rombongan pengusaha India menyatakan minatnya pada potensi batu bara di Sulawesi Selatan yang dinilai belum tergarap secara maksimal karena memiliki kandungan sulfur tinggi.
Duta Besar Indonesia untuk India Andi Muhammad Ghalib yang mendampingi rombongan pengusaha asal India, menyampaikan hal tersebut pada pertemuannya dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Kamis.
"Pengusaha India ini tertarik mengolah batu bara Sulsel yang nilai kalorinya rendah dan berkadar sulfur tinggi. Ada teknologi di India yang bisa mengolahnya. Itu kan peluang. Sayang kalau ada potensi yang tidak manfaatkan," ujarnya.
Para pengusaha asal India tersebut juga mengaku tertarik dengan industri kakao Sulsel setelah mendengarkan pemaparan potensi komoditas tersebut dari gubernur.
Gubernur mengatakan, Pemprov Sulsel menawarkan potensi tambang dan pertanian dan berjanji memberikan fasilitas dan kemudahan jika rencana investasinya terealisasi.
"Pastinya, sudah ada respon dari India yang merupakan negara kedua dengan perekonomian dan nilai investasi terbesar setelah China. Mereka tentunya mencari peluang investasi di beberapa negara," katanya.
Selain menemui gubernur, rombongan pengusaha India juga melakukan penjajakan investasi dan pertemuan bisnis dengan anggota Kamar Dagang dan Industri. Selain tambang, peluang usaha lainnya yang dilirik pembangkit tenaga listrik dan pasar moderen. (T.KR-RY/A026)Â
Duta Besar Indonesia untuk India Andi Muhammad Ghalib yang mendampingi rombongan pengusaha asal India, menyampaikan hal tersebut pada pertemuannya dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Kamis.
"Pengusaha India ini tertarik mengolah batu bara Sulsel yang nilai kalorinya rendah dan berkadar sulfur tinggi. Ada teknologi di India yang bisa mengolahnya. Itu kan peluang. Sayang kalau ada potensi yang tidak manfaatkan," ujarnya.
Para pengusaha asal India tersebut juga mengaku tertarik dengan industri kakao Sulsel setelah mendengarkan pemaparan potensi komoditas tersebut dari gubernur.
Gubernur mengatakan, Pemprov Sulsel menawarkan potensi tambang dan pertanian dan berjanji memberikan fasilitas dan kemudahan jika rencana investasinya terealisasi.
"Pastinya, sudah ada respon dari India yang merupakan negara kedua dengan perekonomian dan nilai investasi terbesar setelah China. Mereka tentunya mencari peluang investasi di beberapa negara," katanya.
Selain menemui gubernur, rombongan pengusaha India juga melakukan penjajakan investasi dan pertemuan bisnis dengan anggota Kamar Dagang dan Industri. Selain tambang, peluang usaha lainnya yang dilirik pembangkit tenaga listrik dan pasar moderen. (T.KR-RY/A026)Â
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Unggahan Modi diblokir di facebook, India beri Zuckerberg tiga hari untuk minta maaf
05 August 2026 18:27 WIB
21 tewas dan 61 orang terluka akibat bus padat penumpang terjun ke lereng di Kashmir India
21 April 2026 15:34 WIB
Korban tewas banjir bandang Sri Lanka bertambah jadi 334 jiwa, 370 orang hilang
01 December 2025 10:53 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Ruas Paleteang-Malimpung-arah Kabere Pinrang ke Enrekang mulai dirasakan warga
01 September 2026 9:48 WIB
Gubernur Sulsel serahkan bantuan Rp7 miliar guna perkuat infrastruktur Tana Toraja
01 September 2026 9:27 WIB