Gubernur Sulbar serahkan bantuan "Marasa" di Mamasa
Jumat, 4 Desember 2020 23:03 WIB
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyerahkan tiga jenis bantuan yang berasal dari program Mandiri Sehat Cerdas (Marasa) yang dicanangkan pemerintah Sulbar di Kabupaten Mamasa, Jumat (04/12/2020). ANTARA/M Faisal Hanapi
Mamuju (ANTARA) - Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyerahkan tiga jenis bantuan yang berasal dari program Mandiri Sehat Cerdas (Marasa) yang dicanangkan pemerintah Sulbar di Kabupaten Mamasa.
"Program Marasa di Sulbar merupakan program yang dicanangkan pemerintah Sulbar dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di desa di Sulbar," kata Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar di Mamuju, Jumat.
Ia mengatakan, program Marasa yang diserahkan di Kabupaten Mamasa terdiri dari tiga bantuan diantaranya, bantuan pertanian, bantuan, kesehatan dan bantuan internet desa.
Menurut dia, program Marasa akan terus dilaksanakan pemerintah Sulbar pada tahun berikutnya.
"Program Marasa akan terus dilaksanakan pemerintah, di masa mendatang, meskipun di tengah pandemi Corona, dengan menjalankan protokol kesehatan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Bantuan Marasa untuk sejumlah desa di Kabupaten Mamasa bernilai Rp200 juta untuk setiap desa.
Asisten I Pemerintah Kabupaten Mamasa, Kair Lotong Sembe, menyampaikan Pemkab sangat mengapresiasi kehadiran program Marasa yang digagas pemerintah Sulbar.
"Program Pemerintah Sulbar ini sangat didambakan dan didukung masyarakat dan pemerintah di Mamasa," katanya.
Kepala Desa Aralle Utara Kecamatan Aralle Kabupaten Mamasa, Andi Iswadi, juga mengatakan, program Marasa ini sangat dirasakan masyarakat desa khususnya petani dan masyarakat menilai Pemprov Sulbar memperhatikan kebutuhan masyarakat di Mamasa.
"Kami masyarakat Aralle Utara sangat mendukung program Marasa bisa betul merasakan manfaatnya, semoga program yang menyentuh 168 desa di Sulbar ini terus dilanjutkan Pemerintah Sulbar," ujarnya.
"Program Marasa di Sulbar merupakan program yang dicanangkan pemerintah Sulbar dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di desa di Sulbar," kata Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar di Mamuju, Jumat.
Ia mengatakan, program Marasa yang diserahkan di Kabupaten Mamasa terdiri dari tiga bantuan diantaranya, bantuan pertanian, bantuan, kesehatan dan bantuan internet desa.
Menurut dia, program Marasa akan terus dilaksanakan pemerintah Sulbar pada tahun berikutnya.
"Program Marasa akan terus dilaksanakan pemerintah, di masa mendatang, meskipun di tengah pandemi Corona, dengan menjalankan protokol kesehatan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Bantuan Marasa untuk sejumlah desa di Kabupaten Mamasa bernilai Rp200 juta untuk setiap desa.
Asisten I Pemerintah Kabupaten Mamasa, Kair Lotong Sembe, menyampaikan Pemkab sangat mengapresiasi kehadiran program Marasa yang digagas pemerintah Sulbar.
"Program Pemerintah Sulbar ini sangat didambakan dan didukung masyarakat dan pemerintah di Mamasa," katanya.
Kepala Desa Aralle Utara Kecamatan Aralle Kabupaten Mamasa, Andi Iswadi, juga mengatakan, program Marasa ini sangat dirasakan masyarakat desa khususnya petani dan masyarakat menilai Pemprov Sulbar memperhatikan kebutuhan masyarakat di Mamasa.
"Kami masyarakat Aralle Utara sangat mendukung program Marasa bisa betul merasakan manfaatnya, semoga program yang menyentuh 168 desa di Sulbar ini terus dilanjutkan Pemerintah Sulbar," ujarnya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pusat kuliner Marasa Corner diharapkan dapat membantu pengembangan UMKM Sulbar
02 October 2022 2:44 WIB, 2022
Pemprov Sulawesi Barat berupaya mengatasi kemiskinan dengan Program Marasa
03 December 2021 12:17 WIB, 2021
Pemprov Sulbar-Balikpapan jajaki kerja sama melalui konsep "Ma'balu"
28 November 2021 11:35 WIB, 2021
Gubernur harapkan program Marasa tekan kemiskinan di desa tertinggal
24 November 2020 3:31 WIB, 2020
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB