Logo Header Antaranews Makassar

Pemprov Sulbar-Balikpapan jajaki kerja sama melalui konsep "Ma'balu"

Minggu, 28 November 2021 11:35 WIB
Image Print
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (kanan) saat melakukan pertemuan dengan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud (kiri). ANTARA/HO/Diskominfo Sulbar

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) bersama Pemerintah Kota Balikpapan , Provinsi Kalimantan Tengah menjajaki kerjasama melalui Program Marasa (Mandiri, Cerdas, dan Sehat) melalui konsep “ Ma'balu ' atau usaha jual beli

" . Kerjasama ini akan kita sambut baik melalui Program Marasa ,” kata Ali Baal Masdar , Minggu, saat bertemu dengan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud .

Warga Sulbar mengartikan ' Ma'balu ' sebagai bisnis jual beli, namun dibalik itu semua. Dengan kata lain, WalikotaBalikpapan Rahmad Mas'ud menjelaskan bahwa konsep itu sendiri diambil dari konsep perdagangan antara tiga wilayah, yaitu Mamuju, Balikpapan, dan Palu (disingkat Mabalu).

"Kita bisa mencapai Mabalu itu bersama-sama," kata Ali Baal Masdar.

Program Marasa, menurut Ali Baal Masdar, terkait dengan berbagai sektor, sehingga akan sejalan dengan konsep “Ma'balu”.

Apalagi, lanjutnya, dengan ditetapkannya ibu kota negara (IKN), pertumbuhan penduduk dan investasi di Kaltim akan menjadi peluang bagi daerah di Sulawesi, termasuk Sulawesi.

"Dengan begitu, baik Marasa maupun 'Ma'balu' bisa berjalan bersama dan terwujud sesuai harapan masyarakat," ujarnya.

“Ketiga provinsi ini, jika berjalan lancar, maka kita tidak akan terlalu kesulitan membangunnya,” kata Ali Baal Masdar.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengatakan, konsep "Ma'balu" bukan sekedar slogan, namun akan diwujudkan dalam konsep segitiga emas ketiga kabupaten dalam menyambut IKN di Kaltim.

Pemerintah Kota Balikpapan, kata Rahmad Mas'ud, telah menandatangani “Memorandum of Understanding/MoU” atau nota kesepahaman dengan Pemerintah Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah dan selanjutnya akan menyasar sejumlah kabupaten di Sulbar.

“Tahun depan di Sulbar akan kita wujudkan.. Apa saja bisa dikerjasamakan, pertanian, peternakan, dan sektor lainnya,” kata Rahmad Mas'ud.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026