Program Pendidikan Gratis Turunkan Angka Buta Aksara
Kamis, 20 Januari 2011 11:59 WIB
Makassar (ANTARA News) - Program pendidikan gratis di Sulawesi Selatan berimplikasi menurunkan angka buta aksara di kalangan usia sekolah.
"Mesipun program pendidikan gratis di Sulawesi Selatan (Sulsel) belum berjalan optimal, namun telah menurunkan angka buta aksara di kalangan usia sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Patabai Pabokori, di Makassar, Kamis.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sulsel diketahui, angka buta aksara dapat ditekan menjadi 1,85 persen di tingkat SD dan 1,40 persen di tingkat SMP dari sekitar satu juta anak usia sekolah. Padahal angka buta aksara pada dua jenjang pendidikan itu sebelumnya rata-rata 2 persen.
Mengenai program pendidikan gratis yang dicanangkan sejak 2008, Patabai mengatakan belum berjalan optimal berdasarkan hasil evaluasi di lapangan.
Alasannya, menurut dia, penganggaran dana "sharing" untuk program pendidikan gratis itu belum semua dijalankan pemerintah kabupaten/kota.
Terbukti baru tujuh dari kabupaten/kota yang mengalokasikan anggaran pendidikan sekitar 60 persen dari APBDnya. Daerah tersebut diantaranya Kabupaten Luwu Timur, Luwu Utara, Barru, Sinjai, Pangkep dan Kota Palopo.
Khusus mengenai regulasi tentang program pendidikan gratis kerja sama Pemprov Sulsel dengan pemerintah kabupaten/kota di Sulsel, diatur dalam Peraturan Gubernur nomor 9 tahun 2010.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut mantan Bupati Bulukumba, Sulsel ini, daerah yang belum mencapai target untuk penganggaran program pendidikan gratis dengan sistem pemiayaan 40 persen ditanggung Pemprov dan 60 persen Pemkab/Pemkot, dapat memperlihatkan komitmennya pada 2011. (T.S036/M008)
"Mesipun program pendidikan gratis di Sulawesi Selatan (Sulsel) belum berjalan optimal, namun telah menurunkan angka buta aksara di kalangan usia sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Patabai Pabokori, di Makassar, Kamis.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sulsel diketahui, angka buta aksara dapat ditekan menjadi 1,85 persen di tingkat SD dan 1,40 persen di tingkat SMP dari sekitar satu juta anak usia sekolah. Padahal angka buta aksara pada dua jenjang pendidikan itu sebelumnya rata-rata 2 persen.
Mengenai program pendidikan gratis yang dicanangkan sejak 2008, Patabai mengatakan belum berjalan optimal berdasarkan hasil evaluasi di lapangan.
Alasannya, menurut dia, penganggaran dana "sharing" untuk program pendidikan gratis itu belum semua dijalankan pemerintah kabupaten/kota.
Terbukti baru tujuh dari kabupaten/kota yang mengalokasikan anggaran pendidikan sekitar 60 persen dari APBDnya. Daerah tersebut diantaranya Kabupaten Luwu Timur, Luwu Utara, Barru, Sinjai, Pangkep dan Kota Palopo.
Khusus mengenai regulasi tentang program pendidikan gratis kerja sama Pemprov Sulsel dengan pemerintah kabupaten/kota di Sulsel, diatur dalam Peraturan Gubernur nomor 9 tahun 2010.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut mantan Bupati Bulukumba, Sulsel ini, daerah yang belum mencapai target untuk penganggaran program pendidikan gratis dengan sistem pemiayaan 40 persen ditanggung Pemprov dan 60 persen Pemkab/Pemkot, dapat memperlihatkan komitmennya pada 2011. (T.S036/M008)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hakim MK menegaskan pentingnya pendidikan dasar gratis di sekolah swasta
30 June 2025 13:40 WIB, 2025
Putusan MK yang gratiskan pendidikan SD dan SMP, ini tanggapan Kemendagri
29 May 2025 18:41 WIB, 2025
MK: Pendidikan dasar gratis di sekolah negeri maupun swasta diterapkan bertahap
27 May 2025 18:48 WIB, 2025
Disdikbud Sulbar uji coba program Makan Bergizi Gratis di SMAN 2 Mamuju
05 December 2024 14:06 WIB, 2024
RSGMP Unhas gelar pemeriksaan gigi gratis di Hari Disabilitas Internasional
03 December 2024 19:48 WIB, 2024
Presiden Prabowo di KTT G20 Brazil sebut alokasi terbesar APBN pada pendidikan
19 November 2024 13:58 WIB, 2024
Bupati Gowa mengajak Kemenag sinkronkan program pendidikan dengan PMA
01 October 2024 15:27 WIB, 2024
P2G minta program makan siang gratis tidak menggunakan anggaran pendidikan
03 March 2024 10:47 WIB, 2024
Ganjar Pranowo sebut Jokowi ingin SMKN Jateng jadi percontohan nasional
31 August 2023 8:01 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Lulus Program SMK Go Global, 40 lulusan Politeknik ATI Makassar siap kerja di luar negeri
18 September 2026 13:43 WIB