KONI Coret Tarung Derajat Ikut Pra PON
Minggu, 10 April 2011 19:26 WIB
Makassar (ANTARA News) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan mencoret cabang tarung derajat untuk ambil bagian pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional.
Sekretaris Demisioner KONI Sulsel, Nukhrawi Nawir, di Makassar, Minggu, mengatakan, peluang mengikut-sertakan tarung derajat cukup sulit berhubung pengurus olahraga itu belum menyetor nama atlet sesuai permintaan KONI Sulsel.
"Kita sudah meminta agar pengurus tarung derajat menyetor nama atlet yang dipersiapan. Namun hal itu belum dilakukan sehingga kemungkinan besar tidak akan dilibatkan pada Pra PON nanti," jelasnya.
Menurut Nukhrawi, pengurus Tarung Derajat Sulsel sebenarnya sudah terbentuk bertepatan pembukaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) Pangkep 2010. Kondisi itupun yang membuat KONI Sulsel memutuskan memanggil atlet yang dinilai memiliki potensi memberikan prestasi maksimal.
"Kita tentu berharap bisa mengikuti seluruh cabang yang dipertandingkan agar membuka peluang lebih besar meraih prestasi,"ujarnya.
Sebelumnya, KONI Sulsel telah melakukan registrasi kepada sekitar 25 cabang olahraga yang akan bertarung dikualifikasi PON.
Beberapa cabang olahraga yang dipastikan tampil antara lain, karate, kempo, pencak silat, sepak takraw, wushu, taekwondo, bulu tangkis, tinju,bola basket, sepak bola hingga futsal yang baru pertama kali dipertandingkan di PON.
KONI Sulsel juga telah menjalankan sejumlah tes untuk mengukur kemampuan dan fisik bagi atlet yang telah disetorkan masing-masing pengurus cabang olahraga.
"Kita berharap seluruh atlet bisa memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mematangkan kemampuannya,sehingga bisa meloloskan lebih banyak atlet ke PON 2012," ujarnya.
(T.KR-MH/S016)
Sekretaris Demisioner KONI Sulsel, Nukhrawi Nawir, di Makassar, Minggu, mengatakan, peluang mengikut-sertakan tarung derajat cukup sulit berhubung pengurus olahraga itu belum menyetor nama atlet sesuai permintaan KONI Sulsel.
"Kita sudah meminta agar pengurus tarung derajat menyetor nama atlet yang dipersiapan. Namun hal itu belum dilakukan sehingga kemungkinan besar tidak akan dilibatkan pada Pra PON nanti," jelasnya.
Menurut Nukhrawi, pengurus Tarung Derajat Sulsel sebenarnya sudah terbentuk bertepatan pembukaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) Pangkep 2010. Kondisi itupun yang membuat KONI Sulsel memutuskan memanggil atlet yang dinilai memiliki potensi memberikan prestasi maksimal.
"Kita tentu berharap bisa mengikuti seluruh cabang yang dipertandingkan agar membuka peluang lebih besar meraih prestasi,"ujarnya.
Sebelumnya, KONI Sulsel telah melakukan registrasi kepada sekitar 25 cabang olahraga yang akan bertarung dikualifikasi PON.
Beberapa cabang olahraga yang dipastikan tampil antara lain, karate, kempo, pencak silat, sepak takraw, wushu, taekwondo, bulu tangkis, tinju,bola basket, sepak bola hingga futsal yang baru pertama kali dipertandingkan di PON.
KONI Sulsel juga telah menjalankan sejumlah tes untuk mengukur kemampuan dan fisik bagi atlet yang telah disetorkan masing-masing pengurus cabang olahraga.
"Kita berharap seluruh atlet bisa memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mematangkan kemampuannya,sehingga bisa meloloskan lebih banyak atlet ke PON 2012," ujarnya.
(T.KR-MH/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengurus olahraga Sulsel tolak Rakerprov KONI dilakukan secara daring karena tak efektif
21 October 2025 5:32 WIB
Mochtar Djuma terpilih sebagai Plt Ketua KONI Makassar melalui rapat pleno
21 January 2025 21:00 WIB, 2025
Kejati Makassar geledah kantor KONI dan KORMI terkait dugaan korupsi
14 October 2024 23:37 WIB, 2024
KONI Sulsel berjanji perjuangkan anggaran untuk atlet kempo hadapi PON
19 March 2023 23:08 WIB, 2023
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
UEFA Nations League - Dwigol Mexx Meerdink antar Belanda tundukkan Serbia 2-1
28 September 2026 4:57 WIB