Gangguan Kecil Dalam Pementasan Opera Lagaligo
Sabtu, 23 April 2011 19:50 WIB
Makassar (ANTARA News) - Tata krama opera drama I La Galigo di Makassar, Sabtu, masih banyak ditemukan kejanggalan atau gangguan-gangguan kecil saat dipentaskan di halaman Benteng Rotterdam Makassar, Sabtu.
Pementasan opera kelas dunia ini belum berjalan sesuai standar pementasan drama yang telah berlangsung di sejumlah negara di dunia.
Suara-suara penonton yang seharusnya tidak boleh ada dalam pementasan sekelas opera La Galigo ini, masih terdengar suara penonton yang mengobrol, tertawa, bahkan menerima telEpon saat menikmati pementasan teater berkelas dunia itu.
Gangguan kecil lainnya juga terjadi saat hingar bingar musik dari sebuah kafe yang terletak di depan Benteng Rotterdam sayup-sayup terdengar masuk ke dalam kawasan pementasan.
Gangguan-gangguan kecil seperti ini menjadi tantangan terberat Sutradara Robert Wilson dan kawan-kawan yang seharusnya bisa memberikan pemahaman ke penonton dulu sebelum pementasan berlangsung.
Bahkan, seorang Staf Disbudpar Provinsi Sulsel, Ichal sempat merasa geli ketika beberapa pejabat daerah meminta ajudannya mencari minuman dan makanan kecil yang seharusnya tidak boleh ada dalam aturan pementasan opera dunia.
"Pementasan opera ini kayaknya seperti pesta rakyat, banyak penonton yang tidak memahami aturan pertunjukan opera," kata dia.
Belum lagi, lanjut dia celotehan penonton saat adegan-adegan jenaka seniman drama La Galigo yang dibarengi tawa kecil para penonton dan sesekali terlihat kamera maupun deringan ponsel terdengar dari barisan kursi-kursi penonton.
Sejauh ini, pihak penyelenggara masih menemukan beberapa kejanggalan atau kebiasaan penonton yang tidak boleh dilakukan saat menonton pementasan yang telah mengelilingi teater-teater terbesar di dunia. (T.KR-HK/Z002)
Pementasan opera kelas dunia ini belum berjalan sesuai standar pementasan drama yang telah berlangsung di sejumlah negara di dunia.
Suara-suara penonton yang seharusnya tidak boleh ada dalam pementasan sekelas opera La Galigo ini, masih terdengar suara penonton yang mengobrol, tertawa, bahkan menerima telEpon saat menikmati pementasan teater berkelas dunia itu.
Gangguan kecil lainnya juga terjadi saat hingar bingar musik dari sebuah kafe yang terletak di depan Benteng Rotterdam sayup-sayup terdengar masuk ke dalam kawasan pementasan.
Gangguan-gangguan kecil seperti ini menjadi tantangan terberat Sutradara Robert Wilson dan kawan-kawan yang seharusnya bisa memberikan pemahaman ke penonton dulu sebelum pementasan berlangsung.
Bahkan, seorang Staf Disbudpar Provinsi Sulsel, Ichal sempat merasa geli ketika beberapa pejabat daerah meminta ajudannya mencari minuman dan makanan kecil yang seharusnya tidak boleh ada dalam aturan pementasan opera dunia.
"Pementasan opera ini kayaknya seperti pesta rakyat, banyak penonton yang tidak memahami aturan pertunjukan opera," kata dia.
Belum lagi, lanjut dia celotehan penonton saat adegan-adegan jenaka seniman drama La Galigo yang dibarengi tawa kecil para penonton dan sesekali terlihat kamera maupun deringan ponsel terdengar dari barisan kursi-kursi penonton.
Sejauh ini, pihak penyelenggara masih menemukan beberapa kejanggalan atau kebiasaan penonton yang tidak boleh dilakukan saat menonton pementasan yang telah mengelilingi teater-teater terbesar di dunia. (T.KR-HK/Z002)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menhub-Gubernur tinjau Bandara Buntu Kunik Toraja dan Lagaligo Bua Luwu
29 February 2020 5:56 WIB, 2020
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019