Panama segera capai kekebalan kelompok terhadap COVID-19
Jumat, 24 September 2021 7:52 WIB
Ilustrasi: Panama City (wordpress.com)
Panama City (ANTARA) - Panama beberapa minggu lagi mencapai kekebalan kelompok terhadap COVID-19 setelah memvaksinasi lebih dari setengah populasinya yang berjumlah 4,2 juta orang, ujar Presiden Laurentino Cortizo.
Pernyataan tersebut diungkapkan Presiden Panama Laurentino Cortizo pada Kamis di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Panama memiliki "pandangan jauh ke depan" dan berhasil mengamankan cukup vaksin meskipun ada tantangan pasokan global, kata Presiden Laurentino Cortizo di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.
"Berkat ini, kita hanya beberapa minggu lagi untuk mencapai kekebalan kelompok," kata Cortizo.
Ia menambahkan bahwa "kekebalan global" harus menjadi tujuan bersama.
Kekebalan kelompok terjadi ketika sebagian besar populasi kebal terhadap patogen, baik dengan vaksinasi atau infeksi sebelumnya, menghentikan penyebaran virus.
Para ahli kesehatan mengatakan sekitar 70 persen hingga 80 persen populasi harus diimunisasi untuk mencapai beberapa tingkat kekebalan kelompok, tetapi angka itu dapat bervariasi.
Panama sejauh ini menerima 7,2 juta dosis vaksin dari Pfizer Inc dan AstraZeneca Plc.
Panama mencatat 465.147 kasus COVID-19 dan 7.183 kematian.
Beberapa ahli kesehatan meragukan tujuan mencapai kekebalan kelompok mengingat kemampuan virus corona untuk bermutasi secara cepat menjadi varian baru yang lebih menular.
Menteri Kesehatan Luis Sucre mengatakan kasus COVID-19 di Panama mengalami penurunan secara berkelanjutan setiap hari sehingga aktivitas ekonomi dapat dibuka kembali secara bertahap.
Sumber : Reuters
Pernyataan tersebut diungkapkan Presiden Panama Laurentino Cortizo pada Kamis di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Panama memiliki "pandangan jauh ke depan" dan berhasil mengamankan cukup vaksin meskipun ada tantangan pasokan global, kata Presiden Laurentino Cortizo di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.
"Berkat ini, kita hanya beberapa minggu lagi untuk mencapai kekebalan kelompok," kata Cortizo.
Ia menambahkan bahwa "kekebalan global" harus menjadi tujuan bersama.
Kekebalan kelompok terjadi ketika sebagian besar populasi kebal terhadap patogen, baik dengan vaksinasi atau infeksi sebelumnya, menghentikan penyebaran virus.
Para ahli kesehatan mengatakan sekitar 70 persen hingga 80 persen populasi harus diimunisasi untuk mencapai beberapa tingkat kekebalan kelompok, tetapi angka itu dapat bervariasi.
Panama sejauh ini menerima 7,2 juta dosis vaksin dari Pfizer Inc dan AstraZeneca Plc.
Panama mencatat 465.147 kasus COVID-19 dan 7.183 kematian.
Beberapa ahli kesehatan meragukan tujuan mencapai kekebalan kelompok mengingat kemampuan virus corona untuk bermutasi secara cepat menjadi varian baru yang lebih menular.
Menteri Kesehatan Luis Sucre mengatakan kasus COVID-19 di Panama mengalami penurunan secara berkelanjutan setiap hari sehingga aktivitas ekonomi dapat dibuka kembali secara bertahap.
Sumber : Reuters
Pewarta : Azis Kurmala
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
JPU Kejati Sulsel nyatakan pikir-pikir untuk banding vonis Bansos COVID-19
01 October 2025 18:00 WIB
Taksi online minta keputusan gubernur Sulsel soal tarif ASK ditinjau ulang
12 February 2025 20:08 WIB, 2025
Kemenkes akan menyediakan fasilitas rontgen gratis di 514 kabupaten
16 December 2024 21:03 WIB, 2024
KPK panggil pimpinan perusahaan terkait dugaan korupsi bansos presiden
08 October 2024 15:08 WIB, 2024
Raksasa farmasi AstraZeneca tarik peredaran vaksin COVID-19 di seluruh dunia
09 May 2024 6:42 WIB, 2024