Pelindo siap lakukan pembebasan lahan akses tol Makassar New Port
Senin, 22 November 2021 21:40 WIB
Suasana kegiatan penyerahan SK Wali Kota Nomor 2037/59171/Tahun 2021 Tanggal 15 November 2021 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Akses Jalan Tol MNP dari wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto kepada Regional Head 4 PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo, Dwi Rahmad Toto (tengah) di Kantor Pelindo Regional IV Makassar, Senin (22/11/2021). Antara / HO/ Humas Pelindo Regional IV Makassar
Makassar (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 siap melakukan pembebasan lahan akses tol Makassar New Port (MNP) setelah resmi menerima Surat Keputusan (SK) Wali tentang penetapan lokasi pembangunan tol MNP.
"Kami sudah resmi menerima SK Wali Kota Nomor 2037/59171/Tahun 2021 Tanggal 15 November 2021 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Akses Jalan Tol MNP," kata Regional Head 4 PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo, Dwi Rahmad Toto disela penyerahan SK dari wali kota di Makassar, Senin.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyerahkan langsung SK tersebut pada Rahmad Toto disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel dan Forkopimda Kota Makassar di Ruang Serbaguna Lantai 7 Kantor PT Pelindo Regional 4 Makassar.
Menurut Rahmad Toto, akses jalan tol menuju MNP merupakan rencana strategis pembangunan pemerintah pusat yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), namun pembebasan lahannya dilaksanakan oleh PT Pelindo.
Dengan diserahkan SK penentuan lokasi (Penlok) ke Pelindo, lanjut dia, maka selanjutnya akan diserahkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulsel untuk memproses pelaksanaan pembebasan lahan.
Sementara itu Wali Kota Makassar yang akrab disapa Danny mengatakan, hari ini pihaknya sudah melangkah satu tahap lebih maju.
“Sebuah tugas negara yang tidak mudah namun telah kita jalani, dan salah satu point paling penting pun hari ini sudah terlaksana,” ujarnya.
Dia mengatakan, rencana pembangunan akses jalan tol MNP dimaksudkan agar terwujudnya pelayanan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, selamat, tertib, lancar dan terpadu dengan moda angkutan lain untuk mendorong perekonomian nasional.
Pembangunan akses jalan tol MNP ini juga antara lain bertujuan, memperlancar pergerakan arus lalu lintas dari dan ke ruas jalan Tol Reformasi dan ruas Tol Ir Sutami dengan MNP.
“Termasuk untuk mengurai kepadatan lalu lintas dari dan ke MNP, serta memperlancar angkutan barang atau logistik akses langsung ke MNP,” ujar Danny.
Pembangunan akses jalan tol MNP terletak di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, tepatnya di Kelurahan Kaluku Bodoa dengan kebutuhan lahan seluas kurang lebih 4.393,6 meter persegi atau kurang lebih 0,44 hektare. Sementara di Kelurahan Buloa meliputi kebutuhan lahan seluas kurang lebih 15.948,2 meter persegi atau sekitar 1,59 hektare yang akan dibebaskan.
Tahapan pengadaan tanah menurut Wali Kota Makassar, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Kepentingan Umum. Rencana pelaksanaan pembangunan konstruksi akses jalan tol MNP diperkirakan kurang lebih 730 hari atau 2 tahun.
"Kami sudah resmi menerima SK Wali Kota Nomor 2037/59171/Tahun 2021 Tanggal 15 November 2021 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Akses Jalan Tol MNP," kata Regional Head 4 PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo, Dwi Rahmad Toto disela penyerahan SK dari wali kota di Makassar, Senin.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyerahkan langsung SK tersebut pada Rahmad Toto disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel dan Forkopimda Kota Makassar di Ruang Serbaguna Lantai 7 Kantor PT Pelindo Regional 4 Makassar.
Menurut Rahmad Toto, akses jalan tol menuju MNP merupakan rencana strategis pembangunan pemerintah pusat yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), namun pembebasan lahannya dilaksanakan oleh PT Pelindo.
Dengan diserahkan SK penentuan lokasi (Penlok) ke Pelindo, lanjut dia, maka selanjutnya akan diserahkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulsel untuk memproses pelaksanaan pembebasan lahan.
Sementara itu Wali Kota Makassar yang akrab disapa Danny mengatakan, hari ini pihaknya sudah melangkah satu tahap lebih maju.
“Sebuah tugas negara yang tidak mudah namun telah kita jalani, dan salah satu point paling penting pun hari ini sudah terlaksana,” ujarnya.
Dia mengatakan, rencana pembangunan akses jalan tol MNP dimaksudkan agar terwujudnya pelayanan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, selamat, tertib, lancar dan terpadu dengan moda angkutan lain untuk mendorong perekonomian nasional.
Pembangunan akses jalan tol MNP ini juga antara lain bertujuan, memperlancar pergerakan arus lalu lintas dari dan ke ruas jalan Tol Reformasi dan ruas Tol Ir Sutami dengan MNP.
“Termasuk untuk mengurai kepadatan lalu lintas dari dan ke MNP, serta memperlancar angkutan barang atau logistik akses langsung ke MNP,” ujar Danny.
Pembangunan akses jalan tol MNP terletak di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, tepatnya di Kelurahan Kaluku Bodoa dengan kebutuhan lahan seluas kurang lebih 4.393,6 meter persegi atau kurang lebih 0,44 hektare. Sementara di Kelurahan Buloa meliputi kebutuhan lahan seluas kurang lebih 15.948,2 meter persegi atau sekitar 1,59 hektare yang akan dibebaskan.
Tahapan pengadaan tanah menurut Wali Kota Makassar, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Kepentingan Umum. Rencana pelaksanaan pembangunan konstruksi akses jalan tol MNP diperkirakan kurang lebih 730 hari atau 2 tahun.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pembangunan akses jalan tol MNP memasuki tahap persiapan dan sosialisasi
25 September 2021 23:54 WIB, 2021
Pembangunan MNP untuk tingkatkan infrastruktur pelabuhan di Indonesia
10 October 2024 1:22 WIB, 2024
Efisiensi Makassar New Port hingga 60 persen dengan elektrifikasi operasional bongkar muat
31 May 2024 1:18 WIB, 2024
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Telkomsel fasilitasi sanitasi di Maros guna tingkatkan kualitas hidup masyarakat
21 May 2026 11:43 WIB
Wali Kota Makassar instruksikan hasil "urban farming" bisa pasok kebutuhan MBG
19 May 2026 21:39 WIB