Makassar (ANTARA News) - Palang Merah Indonesia Kota Makassar membina 216 orang donor darah hidup, yang sewaktu-waktu bisa dipanggil jika stok darah tidak mencukupi.
Ketua PMI Makassar Syamsu Rizal saat kegiatan donor Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PPID) di kampus Universitas Fajar Makassar, Jumat, mengatakan, terkadang banyak pasien rumah sakit membutuhkan darah sementara stok di PMI habis, karena itu dibutuhkan relawan yang bisa dihubungi dalam keadaan darurat.
"Sudah berapa kali kami menghadapi situasi genting. Tapi adanya donor darah hidup sangat membantu," katanya.
Dia mengatakan, selain donor darah hidup, PMI Makassar juga memiliki 2800 pendonor aktif. Berdasar catatan administrasi mereka, sudah ada sekitar 30 ribu orang yang sudah mendonorkan darahnya sejak tahun 1981.
"Sampai Jumat (7/10) stok darah di PMI Makassar masih mencukupi. Sekitar 450 kantong," ujarnya.
Kegiatan donor darah di Universitas Fajar ini merupakan kegiatan pertama dari rangkaian donor di 10 kampus di Makassar. PMI dan PPID menargetkan dapat memperoleh sekitar 1500 kantong darah dari rangkaian tersebut.
"Sebenarnya kami tidak hanya menargetkan jumlah kantong darah, tapi juga pendonor baru terutama dari kalangan mahasiswa," katanya.
Selain mahasiswa dan staf akademik di kampus itu, donor darah yang dihadiri Ketua Umum PMI Jusuf Kalla itu juga diikuti anggota DPR RI dari Partai Hanura Akbar Faisal. (T.KR-AAT/S016)
PMI Makassar Bina 216 "Donor Darah Hidup"
Jumat, 7 Oktober 2011 11:28 WIB
Pewarta :
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wagub sampaikan pesan budaya Sulsel "Siri' na Pacce" di perayaan Kaisar Jepang
13 February 2026 9:50 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB