Kantor ITDC Mandalika dikepung warga, tuntut dilibatkan dalam MotoGP
Selasa, 8 Februari 2022 14:05 WIB
Aksi warga di depan kantor ITDC Mandalika Lombok, NTB (ANTARA/Akhyar)
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Ratusan sopir transportasi lokal dan pemuda serta Forum Kepala Desa (FKD) Kecamatan Pujut menggelar aksi demo di kantor PT ITDC Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, supaya dilibatkan dalam akomodasi ajang MotoGP Mandalika.
"Jangan bohongi kami, kami menunggu dari pagi sampai siang tidak ada kejelasan," kata Kepala Desa Ketara Lalu Buntaran dalam orasinya di Praya, Selasa.
Ia mengatakan Presiden Jokowi telah memerintahkan supaya warga lokal harus diberdayakan, namun faktanya para sopir transportasi lokal tidak dilibatkan dalam akomodasi transportasi ajang tes pramusim ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika tahun ini.
"Libatkan warga kami, jangan pernah bohongi mereka lagi dengan janji-janji," katanya.
Ia mengatakan sejak dulu ITDC selalu berjanji akan melibatkan pemuda maupun warga lokal, namun semua itu tidak pernah direalisasikan.
"Kami sudah capek dibohongi, oknum ITDC itu harus angkat kaki dari tanah kami," katanya.
Lalu Reza perwakilan dari sopir transportasi lokal mengatakan, ITDC harus bertanggung jawab, supaya melibatkan para sopir lokal dalam akomodasi transportasi ajang MotoGP Mandalika.
"Kami hanya menuntut supaya dilibatkan dalam akomodasi transportasi," katanya.
Managing Direkrut ITDC, Bram Subiandoro mengatakan, apa yang menjadi aspirasi para sopir transportasi lokal tersebut akan didiskusikan untuk mencari solusi terbaik.
"Apa yang menjadi keinginan itu akan selesaikan dengan baik. Mohon sabar dan supaya ada solusi terbaik," katanya saat menerima masa aksi.
"Jangan bohongi kami, kami menunggu dari pagi sampai siang tidak ada kejelasan," kata Kepala Desa Ketara Lalu Buntaran dalam orasinya di Praya, Selasa.
Ia mengatakan Presiden Jokowi telah memerintahkan supaya warga lokal harus diberdayakan, namun faktanya para sopir transportasi lokal tidak dilibatkan dalam akomodasi transportasi ajang tes pramusim ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika tahun ini.
"Libatkan warga kami, jangan pernah bohongi mereka lagi dengan janji-janji," katanya.
Ia mengatakan sejak dulu ITDC selalu berjanji akan melibatkan pemuda maupun warga lokal, namun semua itu tidak pernah direalisasikan.
"Kami sudah capek dibohongi, oknum ITDC itu harus angkat kaki dari tanah kami," katanya.
Lalu Reza perwakilan dari sopir transportasi lokal mengatakan, ITDC harus bertanggung jawab, supaya melibatkan para sopir lokal dalam akomodasi transportasi ajang MotoGP Mandalika.
"Kami hanya menuntut supaya dilibatkan dalam akomodasi transportasi," katanya.
Managing Direkrut ITDC, Bram Subiandoro mengatakan, apa yang menjadi aspirasi para sopir transportasi lokal tersebut akan didiskusikan untuk mencari solusi terbaik.
"Apa yang menjadi keinginan itu akan selesaikan dengan baik. Mohon sabar dan supaya ada solusi terbaik," katanya saat menerima masa aksi.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hari Ibu, Wakil Wali Kota Makassar dorong semangat pemberdayaan perempuan
23 December 2025 11:04 WIB
Program pemberdayaan masyarakat antar PT Vale raih penghargaan ESG Appreciation 2025
21 November 2025 12:11 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Pesawat Smart Air mendarat darurat di pantai Nabire, semua penumpang selamat
27 January 2026 15:12 WIB