219 Atlet Jalani Tes Kesehatan
Rabu, 25 Januari 2012 4:22 WIB
Makassar (ANTARA News) - Sebanyak 219 atlet PON Sulawesi Selatan, kembali menjalani sejumlah tes di Kampus Ilmu Olahraga Universitas Negeri Makassar, 26-28 Januari 2012.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Addien, di Makassar, Selasa, mengatakan, tes bertujuan memantau kondisi terakhir setiap atlet sebelum menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012.
"Tes nanti mencakup kesehatan, fisik dan psikologi setiap atlet. Tes kali ini juga untuk mengetahui apakah atlet yang bersangkutan tetap menggelar latihan sesuai program atau sebaliknya," ujarnya.
Mengenai kemungkinan ada atlet yang mengalami penurunan stamina yang cukup drastis, KONI Sulsel meminta untuk lebih ditingkatkan. Bahkan, kata Addien, tindakan keras seperti pencoretan bisa saja dilakukan.
Keputusan tegas KONI Sulsel, lanjutnya, juga tidak lepas dari harapan besar Sulsel mewujudkan target minimal mempertahankan posisi keenam pada PON XVII Kaltim 2008.
"Kita berharap komitmen setiap atlet untuk mempersiapkan diri lebih baik sebelum tampil di PON. Saya kira dengan persiapan yang matang membuat peluang Sulsel lebih besar," urainya.
Sekretaris Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sulsel itu menjelaskan, KONI Sulsel juga akan menggelar workshow pelatih, 4 Februari 2012.
Dalam workshop nanti, setiap pelatih dari seluruh cabang olahraga akan diberi kesempatan memaparkan program latihan yang akan dilakukan dalam menghadapi PON 2012.
"Program dari setiap cabor akan kita sempurnakan sehingga lebih efektif lagi. Mudah-mudahan apa yanhg kita lakukan bisa memberikan manfaat besar pada PON nanti," ujarnya.(T.KR-DF/F003)
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Addien, di Makassar, Selasa, mengatakan, tes bertujuan memantau kondisi terakhir setiap atlet sebelum menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012.
"Tes nanti mencakup kesehatan, fisik dan psikologi setiap atlet. Tes kali ini juga untuk mengetahui apakah atlet yang bersangkutan tetap menggelar latihan sesuai program atau sebaliknya," ujarnya.
Mengenai kemungkinan ada atlet yang mengalami penurunan stamina yang cukup drastis, KONI Sulsel meminta untuk lebih ditingkatkan. Bahkan, kata Addien, tindakan keras seperti pencoretan bisa saja dilakukan.
Keputusan tegas KONI Sulsel, lanjutnya, juga tidak lepas dari harapan besar Sulsel mewujudkan target minimal mempertahankan posisi keenam pada PON XVII Kaltim 2008.
"Kita berharap komitmen setiap atlet untuk mempersiapkan diri lebih baik sebelum tampil di PON. Saya kira dengan persiapan yang matang membuat peluang Sulsel lebih besar," urainya.
Sekretaris Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sulsel itu menjelaskan, KONI Sulsel juga akan menggelar workshow pelatih, 4 Februari 2012.
Dalam workshop nanti, setiap pelatih dari seluruh cabang olahraga akan diberi kesempatan memaparkan program latihan yang akan dilakukan dalam menghadapi PON 2012.
"Program dari setiap cabor akan kita sempurnakan sehingga lebih efektif lagi. Mudah-mudahan apa yanhg kita lakukan bisa memberikan manfaat besar pada PON nanti," ujarnya.(T.KR-DF/F003)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengurus olahraga Sulsel tolak Rakerprov KONI dilakukan secara daring karena tak efektif
21 October 2025 5:32 WIB
Mochtar Djuma terpilih sebagai Plt Ketua KONI Makassar melalui rapat pleno
21 January 2025 21:00 WIB, 2025
Kejati Makassar geledah kantor KONI dan KORMI terkait dugaan korupsi
14 October 2024 23:37 WIB, 2024
KONI Sulsel berjanji perjuangkan anggaran untuk atlet kempo hadapi PON
19 March 2023 23:08 WIB, 2023