Pasien COVID-19 di Sulbar bertambah 131 orang
Minggu, 27 Februari 2022 5:45 WIB
Juru Bicara Satgas COVID-19 Sulbar, Mustari Mula, mengatakan, tidak ada penambahan pasien meninggal COVID-19 dalam tiga hari terakhir di Sulbar dan total meninggal akibat COVID-19 mencapai 356 orang di Mamuju, Sabtu (26/2/2022) ANTARA Foto/ M Faisal Hanapi
Mamuju (ANTARA) - Pasien positif COVID-19 di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bertambah 131 orang membuat total kasus positif di Sulbar menjadi sebanyak 13.629 orang.
"Pasien kasus baru yang dinyatakan positif COVID-19 di Sulbar berdasarkan testing di laboratorium kesehatan, bertambah 131 orang, jumlah tersebut menurun dibandingkan sehari sebelumnya sekitar 185 orang," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Sulbar Mustari Mula, di Mamuju, Sabtu.
Ia mengatakan tambahan pasien positif COVID-19 tersebut diantaranya berasal dari Kabupaten Polman 33 orang, Kabupaten Mamuju 50 orang, Majene 21 orang, Pasangkayu dua orang, Mamuju Tengah 11 orang. dan Mamasa 14 orang.
Ia juga mengatakan untuk pasien sembuh bertambah lebih dari 21 orang, sehingga total pasien sembuh COVID-19 di Sulbar sebanyak 12,182 orang.
Pasien sembuh berasal dari Kabupaten Mamuju sebanyak 42 orang, yakni Mamuju 30 orang, Pasangkayu empat orang, Majene empat orang, Pasangkayu dan Mamasa masing masing dua orang.
"Sementara pasien meninggal akibat kasus COVID-19 tidak ada penambahan dalam empat hari terakhir, dan total pasien meninggal di Sulbar hingga saat ini menjadi 356 orang," katanya.
Sementara kata dia, pasien yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 963 orang di antaranya terdapat di Kabupaten Mamasa 105 orang, Polman 182 orang, Majene 146 orang, Mamuju 333 orang, Mamuju Tengah 43 orang, dan Pasangkayu 154 orang.
Sedangkan pasien dirawat sebanyak 86 orang antaranya terdapat di Kabupaten Mamasa 12 orang, Polman 36 orang, Majene 14 orang, Mamuju empat orang, Mamuju Tengah 12 orang, dan Pasangkayu delapan orang.
Ia meminta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi untuk pencegahan penyebaran COVID-19.
"Pasien kasus baru yang dinyatakan positif COVID-19 di Sulbar berdasarkan testing di laboratorium kesehatan, bertambah 131 orang, jumlah tersebut menurun dibandingkan sehari sebelumnya sekitar 185 orang," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Sulbar Mustari Mula, di Mamuju, Sabtu.
Ia mengatakan tambahan pasien positif COVID-19 tersebut diantaranya berasal dari Kabupaten Polman 33 orang, Kabupaten Mamuju 50 orang, Majene 21 orang, Pasangkayu dua orang, Mamuju Tengah 11 orang. dan Mamasa 14 orang.
Ia juga mengatakan untuk pasien sembuh bertambah lebih dari 21 orang, sehingga total pasien sembuh COVID-19 di Sulbar sebanyak 12,182 orang.
Pasien sembuh berasal dari Kabupaten Mamuju sebanyak 42 orang, yakni Mamuju 30 orang, Pasangkayu empat orang, Majene empat orang, Pasangkayu dan Mamasa masing masing dua orang.
"Sementara pasien meninggal akibat kasus COVID-19 tidak ada penambahan dalam empat hari terakhir, dan total pasien meninggal di Sulbar hingga saat ini menjadi 356 orang," katanya.
Sementara kata dia, pasien yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 963 orang di antaranya terdapat di Kabupaten Mamasa 105 orang, Polman 182 orang, Majene 146 orang, Mamuju 333 orang, Mamuju Tengah 43 orang, dan Pasangkayu 154 orang.
Sedangkan pasien dirawat sebanyak 86 orang antaranya terdapat di Kabupaten Mamasa 12 orang, Polman 36 orang, Majene 14 orang, Mamuju empat orang, Mamuju Tengah 12 orang, dan Pasangkayu delapan orang.
Ia meminta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi untuk pencegahan penyebaran COVID-19.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
JPU Kejati Sulsel nyatakan pikir-pikir untuk banding vonis Bansos COVID-19
01 October 2025 18:00 WIB
Taksi online minta keputusan gubernur Sulsel soal tarif ASK ditinjau ulang
12 February 2025 20:08 WIB
Kemenkes akan menyediakan fasilitas rontgen gratis di 514 kabupaten
16 December 2024 21:03 WIB, 2024
KPK panggil pimpinan perusahaan terkait dugaan korupsi bansos presiden
08 October 2024 15:08 WIB, 2024
Raksasa farmasi AstraZeneca tarik peredaran vaksin COVID-19 di seluruh dunia
09 May 2024 6:42 WIB, 2024