Makassar (ANTARA) - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) Sulawesi Selatan kesulitan menjaring sosok ketua untuk memimpin organisasi itu pada periode 2022-2026.

Pengurus Persani Sulsel Arif Ramli di Makassar, Selasa, menyatakan kepengurusan periode lalu telah berakhir sejak Februari 2022 namun sampai kini organisasi belum bisa menggelar Musprov untuk periode mendatang.

"Belum ada calon sehingga rencana Musprov Persani Sulsel batal digelar Februari lalu. Kami sudah cari calon sejak awal namun hingga sekarang belum ada," katanya.

Persani Sulsel pada periode lalu diketuai Apiaty Amin Syam. Namun kepengurusan itu resmi berakhir per Februari 2022.

Ia mengatakan, pihaknya masih akan melihat beberapa hari ke depan. Jika pada akhirnya belum mendapatkan sosok yang memiliki komitmen meningkatkan prestasi senam Sulsel, maka pihaknya terpaksa meminta tambahan waktu kepengurusan ke PB Persani.

Menurut dia, PB Persani bisa memberikan tambahan waktu kepada Pengprov Sulsel hingga enam bulan ke depan untuk menggelar musyawarah provinsi (Musprov).

"Untuk permohonan penambahan waktu kepengurusan periode lalu, masih akan kita lihat ke depan. Kami tetap berharap bisa segera menemukan calon dan menggelar musprov," ujarnya.