Pendulang emas tradisional mengungsi ke lokasi 99 di Baya Biru Paniai
Minggu, 20 Maret 2022 18:53 WIB
Kamp pendulang di lokasi penambangan 81 dan 45, Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai, Papua, dibakar KKB. ANTARA/HO
Jayapura (ANTARA) - Para pendulang emas tradisional dari dua lokasi yang kamp pendulangan saat ini mengungsi ke lokasi 99, Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai, Papua.
Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius Fakhiri kepada ANTARA di Jayapura, Minggu, membenarkan para pendulang dari lokasi 81 dan 45 sudah mengungsi ke lokasi 99 karena KKB membakar kamp atau tempat tinggal mereka.
Dari laporan yang diterimanya, akibat KKB melakukan pembakaran terhadap kamp pendulang, Sabtu (19/3) malam, mereka menuju ke lokasi 99.
Namun, Kapolda menyatakan belum ada data berapa banyak pendulang yang mengungsi ke lokasi 99.
Insiden pembakaran itu terjadi pada Sabtu malam (bukan Minggu dini hari, red.). Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa.
Sebelumnya, kata Fakhiri, KKB juga melakukan penembakan terhadap anggota yang sedang berpatroli.
Penembakan terhadap anggota yang berpatroli dari Pos 99 menuju lokasi area tambang emas 81. Pada saat kembali, mereka ditembaki dari arah WIN hingga diputuskan tidak lanjutkan perjalanan ke Pospol 99.
Pasukan yang berpatroli kembali ke Pospol 99 setelah memastikan kondisi aman namun mendapat laporan terjadi pembakaran kamp pendulang, puskesmas, dan perumahan guru.
Ia menduga KKB yang melakukan penembakan dan pembakaran merupakan kelompok dari Intan Jaya.
Diakuinya bahwa penambahan pasukan belum dapat dilakukan karena tidak adanya transportasi dari Enarotali ke Baya Biru sehingga personel Polres Paniai harus ke Nabire terlebih dahulu.
Kapolda memperkirakan pada hari Senin (21/3) ada penambahan personel dari Polres Paniai. Enarotali, Kabupaten Paniai dapat ditempuh melalui darat ke Nabire, Kabupaten Nabire.
Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius Fakhiri kepada ANTARA di Jayapura, Minggu, membenarkan para pendulang dari lokasi 81 dan 45 sudah mengungsi ke lokasi 99 karena KKB membakar kamp atau tempat tinggal mereka.
Dari laporan yang diterimanya, akibat KKB melakukan pembakaran terhadap kamp pendulang, Sabtu (19/3) malam, mereka menuju ke lokasi 99.
Namun, Kapolda menyatakan belum ada data berapa banyak pendulang yang mengungsi ke lokasi 99.
Insiden pembakaran itu terjadi pada Sabtu malam (bukan Minggu dini hari, red.). Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa.
Sebelumnya, kata Fakhiri, KKB juga melakukan penembakan terhadap anggota yang sedang berpatroli.
Penembakan terhadap anggota yang berpatroli dari Pos 99 menuju lokasi area tambang emas 81. Pada saat kembali, mereka ditembaki dari arah WIN hingga diputuskan tidak lanjutkan perjalanan ke Pospol 99.
Pasukan yang berpatroli kembali ke Pospol 99 setelah memastikan kondisi aman namun mendapat laporan terjadi pembakaran kamp pendulang, puskesmas, dan perumahan guru.
Ia menduga KKB yang melakukan penembakan dan pembakaran merupakan kelompok dari Intan Jaya.
Diakuinya bahwa penambahan pasukan belum dapat dilakukan karena tidak adanya transportasi dari Enarotali ke Baya Biru sehingga personel Polres Paniai harus ke Nabire terlebih dahulu.
Kapolda memperkirakan pada hari Senin (21/3) ada penambahan personel dari Polres Paniai. Enarotali, Kabupaten Paniai dapat ditempuh melalui darat ke Nabire, Kabupaten Nabire.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aceh darurat bencana, 22 meninggal dan 20.759 mengungsi akibat banjir dan longsot
28 November 2025 7:14 WIB
BNPB sebut sebanyak 2.164 warga mengungsi akibat banjir di Kota Makassar
13 February 2025 12:28 WIB, 2025
Tiga orang tewas dan ribuan mengungsi karena topan Dikeledi di Madagaskar
15 January 2025 7:12 WIB, 2025
Pemkab Flotim laporkan 2.472 jiwa mengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi
05 November 2024 13:21 WIB, 2024