Logo Header Antaranews Makassar

Sekda minta tokoh agama di Sulbar memperkuat ketahanan sosial

Kamis, 16 April 2026 20:35 WIB
Image Print
Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Junda Maulana (tengah) pada peningkatan kapasitas SDM tokoh agama di Mamuju, Kamis (16/4/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar

Mamuju (ANTARA) - Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana meminta para tokoh agama di daerah itu untuk memperkuat ketahanan sosial.

"Hal ini penting dalam menyikapi dinamika pembangunan dan perubahan global, perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi serta kepentingan global menuntut SDM untuk terus beradaptasi," katanya pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) tokoh agama di Mamuju, Kamis.

Ia menyebut tiga ciri utama manusia unggul, yakni memiliki kekuatan spiritual, intelektual dan kemampuan adaptasi dalam kehidupan.

"Lingkungan saat ini berubah sangat cepat. Hari ini bisa berbeda dengan besok dan tantangannya semakin kompleks. Karena itu, SDM harus mampu menyesuaikan diri agar tetap eksis," ujarnya.

Hal itu, katanya, termasuk dampak ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berpengaruh pada rantai logistik dunia, seperti antrean kapal di Selat Hormuz yang mengangkut minyak ke berbagai negara.

"Jika kondisi ini tidak terkendali, akan berdampak pada ekonomi global dan berimbas pada ketahanan sosial masyarakat,” katanya.

Oleh karena itu, menurut dia, arah pembangunan Sulbar tahun 2025-2030 yang mengusung visi Maju dan Sejahtera, sudah tepat.

Pemerintah daerah menargetkan peningkatan infrastruktur hingga 90 persen, pertumbuhan ekonomi mencapai delapan persen, serta penurunan angka kemiskinan ke kisaran 5-6 persen.

Namun, ia mengakui, masih banyak tantangan yang dihadapi, seperti rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM) yang masih berada di bawah rata-rata nasional, tingginya angka stunting yang mencapai sekitar 35 persen serta daya saing daerah yang masih tertinggal.

"Kalau stunting tidak kita tangani, maka kita akan kesulitan mencapai Generasi Emas 2045," ujar dia.

Ia optimistis peran tokoh agama sebagai besar dalam membentuk manusia yang unggul dan berkarakter.

"Ini penting agar masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan, baik lokal maupun global," katanya .

Ia berharap, melalui kegiatan itu, para tokoh agama dapat memberikan kontribusi nyata, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga sosial dan ekonomi, termasuk memberikan rekomendasi kepada pemerintah dalam pembangunan daerah.

"Pemprov Sulbar akan terus mendukung upaya penguatan ketahanan sosial masyarakat," kata Junda Maulana.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026