Logo Header Antaranews Makassar

84 calon kepala puskesmas di Makassar ikuti uji kompetensi

Selasa, 7 April 2026 17:04 WIB
Image Print
Sekretaris Daerah Makassar Andi Zulkifly saat melakukan tes wawancara kepada calon kepala Puskesmas di Kota Makassar, Selasa (7/04/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Sebanyak 84 calon kepala puskesmas mengikuti tahapan uji kompetensi dan wawancara yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat dasar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly mengatakan uji kompetensi yang kemudian dilanjutkan wawancara bagi calon kepala puskesmas ini merupakan langkah strategis dalam menempatkan sumber daya manusia yang tepat pada posisi yang sesuai.

“Uji kompetensi dan tahapan wawancara ini penting untuk memastikan bahwa calon kepala puskesmas memiliki kemampuan manajerial dan teknis yang memadai dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Andi Zulkifly di Makassar, Selasa.

Agenda tahapan wawancara seleksi tersebut meliputi penilaian kemampuan manajerial, kepemimpinan, serta pemahaman teknis di bidang pelayanan kesehatan.

Ia menilai peran kepala puskesmas sangat krusial dalam menentukan kualitas layanan kesehatan di tingkat pertama, sehingga proses seleksi harus dilakukan secara ketat dan profesional.

“Kami ingin memastikan bahwa yang terpilih benar-benar memiliki komitmen, integritas, serta kemampuan dalam memimpin dan mengelola fasilitas pelayanan kesehatan secara optimal,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan tahapan wawancara ini, lanjut dia, Pemkot Makassar berharap dapat menghadirkan kepala puskesmas yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu berinovasi dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.

"Kita harap mutu pelayanan kesehatan di Makassar semakin baik, apalagi orientasi kita ini masyarakat," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar Nursaidah Sirajuddin menyampaikan seleksi ini diikuti sebanyak 84 peserta untuk mengisi kebutuhan 47 kepala puskesmas di 15 kecamatan. Setelah melalui tahapan uji kompetensi, seleksi dilanjutkan dengan wawancara terhadap lima panelis.

Diketahui, lima panelis tahapan wawancara seleksi kepala puskesmas antara lain Sekda Makassar Andi Zulkifly, Tenaga Ahli Wali Kota Makassar Hudli Huduri, dan Kepala Dinkes Makassar Nursaidah Sirajuddin.

Menurutnya, dalam tahap wawancara, panelis menilai sejumlah aspek penting, mulai dari integritas, kemampuan kepemimpinan, hingga kapasitas dalam memecahkan masalah dan berinovasi.

Ia menambahkan uji kompetensi ini juga menjadi bagian dari implementasi manajemen talenta di lingkungan Pemkot Makassar. Melalui proses tersebut, potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat terpetakan secara lebih objektif.

“Dengan uji kompetensi ini, kita bisa melihat langsung siapa yang memiliki potensi dan siapa yang perlu dikembangkan. Bahkan ada ASN yang sebelumnya tidak terlalu terlihat, tetapi ternyata memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin,” ucap Nursaidah Sirajuddin.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026