Logo Header Antaranews Makassar

Tiga calon haji Sulbar tunda berangkat karena sakit di Asrama Haji Sudiang

Selasa, 5 Mei 2026 13:58 WIB
Image Print
Proses pelepasan jamaah calon haji kloter 19 asal Provinsi Sulbar ke Jeddah, Arab Saudi, Selasa (5/5/2026). ANTARA/HO-Kemenhaj Sulbar

Makassar (ANTARA) - Sebanyak tiga orang calon haji asal Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang hendak bertolak ke Makkah, Arab Saudi harus tertunda keberangkatannya karena mengalami penurunan kondisi kesehatan saat berada di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Wakil Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar H Wahyudin Hakim di Makassar, Selasa, mengatakan, jamaah calon haji (JCH) Provinsi Sulbar berada dalam kelompok terbang (kloter) 19 dan telah bertolak ke Jeddah, Arab Saudi, Selasa, sekitar pukul 3.32 WITA.

"Yang masuk ke pemondokan Asrama Haji Sudiang Makassar itu sebanyak 386 orang ditambah 7 orang petugas pendamping haji, sehingga total keseluruhan 393 orang. Namun, tiga orang calon haji untuk sementara tunda berangkat karena sakit," ujarnya.

Tiga orang calon haji yang tunda berangkat yakni Kadasia Saali (72), Syamsuddin Puang Launang (56), dan Rasida BT Daming Kari (39) asal Provinsi Sulbar, yang semuanya tunda ke kloter berikutnya setelah kondisi kesehatan membaik.

Wahyudin yang menerima kedatangan dan melepas pemberangkatan jamaah calon haji dari Asrama Haji Sudiang Makassar itu berharap semua yang telah dinyatakan laik terbang bisa menjalankan ibadah hajinya dengan baik dan mabrur serta kembali ke tanah air nantinya.

Sebelum pemberangkatan, JCH kloter 19 itu mengikuti rangkaian proses penerimaan dan persiapan keberangkatan di Aula Mina, Asrama Haji Sudiang.

“PPIH telah menyiapkan sejumlah tahapan layanan, mulai dari penempatan akomodasi, pembagian gelang identitas, penyaluran biaya hidup (living cost), pemeriksaan kesehatan, hingga pendataan khusus bagi wanita usia subur,” jelasnya.

Terkait pemeriksaan kesehatan dilakukan secara ketat untuk memastikan seluruh jamaah memenuhi syarat terbang. Pendataan juga dilakukan secara menyeluruh, termasuk bagi jamaah dengan riwayat penyakit maupun kategori khusus lainnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026