Lima Tewas Lakalantas di Mamuju
Minggu, 1 Juli 2012 19:26 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Dalam sebulan terakhir tercatat lima orang pengguna kendaraan roda dua tewas akibat kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi di Mamuju Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat.
"Selama Juni 2012 terjadi delapan kasus lakalantas dengan korban lima tewas di tempat kejadian dan tiga kasus lainnya mengalami luka berat dan luka ringan," kata Kasatlantas Polres Mamuju, AKP Amiruddin, Minggu.
Menurutnya, dari lima korban yang tewaas dalam kasus lakalantas ini akibat pengguna kendaraan lalai mematuhi rambu-rambu lalulintas.
"Kebanyakan kasus lakalantas yang tewas adalah usia produktif. Para korban yang tewas percuma itu akibat mencuri jalan diluar aturan rambu-rambu berlalulintas,"katanya.
Olehnya itu kata dia, para pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat untuk bisa meningkatkan ke hati-hatian saat menggunakan kendaraannya.
"Pengguna kendaraan diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan kendaraan dengan mengedepankan taat dan patu pada rambu-rambu lalulintas,"ujarnya.
Amiruddin menyampaikan, jajaran Polres tetap melakukan berbagai upaya agar kasus lakalantas dapat ditekan dengan cara melakukan sosialisasi berlalulintas baik melalui media cetak, elektronik, spanduk maupun melalui media radio yang ada di Mamuju.
"Sosialiasi berlalulintas tetap kami galakkan. Namun begitu, kasus ini bisa ditekan apabila pengguna kendaraan mampu menerapkan peraturan berlalulintas,"katanya.
Apalagi kata dia, dengan pertumbuhan kendaraan di Mamuju dari hari ke hari mengalami peningkatan yang signifikan tersebut belum didukung dengan kondisi infrastruktur jalan.
"Pertumbuhan kendaraan semakin meningkat sehingga harus dibarengi dengan kondisi jalan yang memadai. Jika kondisi jalan tak sebanding dengan jumlah kendaraan maka angka kasus lakalantas akan mengalami peningkatan,"pungkasnya. (T.KR-ACO/M019)
"Selama Juni 2012 terjadi delapan kasus lakalantas dengan korban lima tewas di tempat kejadian dan tiga kasus lainnya mengalami luka berat dan luka ringan," kata Kasatlantas Polres Mamuju, AKP Amiruddin, Minggu.
Menurutnya, dari lima korban yang tewaas dalam kasus lakalantas ini akibat pengguna kendaraan lalai mematuhi rambu-rambu lalulintas.
"Kebanyakan kasus lakalantas yang tewas adalah usia produktif. Para korban yang tewas percuma itu akibat mencuri jalan diluar aturan rambu-rambu berlalulintas,"katanya.
Olehnya itu kata dia, para pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat untuk bisa meningkatkan ke hati-hatian saat menggunakan kendaraannya.
"Pengguna kendaraan diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan kendaraan dengan mengedepankan taat dan patu pada rambu-rambu lalulintas,"ujarnya.
Amiruddin menyampaikan, jajaran Polres tetap melakukan berbagai upaya agar kasus lakalantas dapat ditekan dengan cara melakukan sosialisasi berlalulintas baik melalui media cetak, elektronik, spanduk maupun melalui media radio yang ada di Mamuju.
"Sosialiasi berlalulintas tetap kami galakkan. Namun begitu, kasus ini bisa ditekan apabila pengguna kendaraan mampu menerapkan peraturan berlalulintas,"katanya.
Apalagi kata dia, dengan pertumbuhan kendaraan di Mamuju dari hari ke hari mengalami peningkatan yang signifikan tersebut belum didukung dengan kondisi infrastruktur jalan.
"Pertumbuhan kendaraan semakin meningkat sehingga harus dibarengi dengan kondisi jalan yang memadai. Jika kondisi jalan tak sebanding dengan jumlah kendaraan maka angka kasus lakalantas akan mengalami peningkatan,"pungkasnya. (T.KR-ACO/M019)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Truk pengangkut pasir di Tangerang terjun ke jurang, pengemudi patah tulang
20 October 2025 16:17 WIB
12 orang meninggal dunia akibat kecelakaan bus Handoyo di exit tol Cikopo Purwakarta
16 December 2023 8:28 WIB, 2023
Jasa Raharja Sulsel dan Berdaya Bareng beri pendampingan korban lakalantas
19 October 2023 12:30 WIB, 2023
Polisi dan Tim SAR evakuasi korban mobil masuk jurang di Kebun Kopi Sulteng
16 August 2023 6:06 WIB, 2023