Makassar (ANTARA News) - Pemerintah Kota Makassar masih kekurangan armada pemadam kebakaran, sementara armada yang ada saat ini rata-rata sudah berusia belasan tahun.

"Idealnya armada pemadam kebakaran di Makassar sebanyak 140 unit untuk mengantisipasi dan menanggulangi bencana kebakaran," kata Kepala Bagian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar Bachtiar Tawil di Makassar, Kamis.

Dia mengatakan, armada yang tercatat diatas kertas sebanyak 39 unit, namun yang masih dapat beroperasi di lapangan tersisa 27 unit.

Sementara sisanya yakni 12 unit yang rata-rata berusia 14 - 15 tahun, tidak dapat difungsikan karena sudah mengalami kerusakan. Kalau pun dipaksakan bisa beroperasi, setidaknya membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk biaya perbaikan.

"Padahal semestinya setiap kecamatan atau kelurahan memiliki satu unit mobil pemadam kebakaran," katanya.

Kota Makassar yang terdiri dari 14 kecamatan, memiliki sebanyak 114 kelurahan dan tiga kelurahan diantaranya merupakan wilayah pesisir dari 11 pulau yang berada pada sisi barat Kota Makassar.

Mengenai adanya kasus kebakaran yang menelan korban pada pertengahan Ramadhan yang disinyalir akibat keterlambatan petugas kebakaran, dia mengatakan, ada kecenderungan di kalangan masyarakat untuk mencari "kambing hitam".

Namun tidak dapat dipungkiri pula, jika itu dipengaruhi keterbatasan armada pemadam kebakaran dan peralatan yang digunakan sudah dimakan usia.

Sementara menyinggung jumlah kasus kebakaran pada Ramadhan periode 2012, dia mengatakan, tercatat tiga kasus atau lebih rendah dibandingkan kasus kebakaran periode Ramadhan 2011 yang mencapai tujuh kasus.(T.S036/B008)