Pemprov Sulsel targetkan 600 desa wisata pada 2023
Sabtu, 5 November 2022 8:13 WIB
Ilustrasi: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengagumi produk-produk ekonomi kreatif masyarakat di Desa Wisata Campaga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Sulsel, Rabu (7/9/2022). Antara / Suriani Mappong
Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menargetkan 600 desa wisata pada 2023
Sekretaris Disbudpar Sulsel Devo Khadafi di Makassar, Jumat mengatakan pengelolaan desa wisata yang baik dan profesional akan menggerakkan kesadaran wisata dan menangkap pesona, yang diarahkan untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata.
“Jika ini terwujud, diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena perekonomian juga akan meningkat berkat terciptanya iklim yang kondusif di sektor pariwisata,” kata Devo.
Mengembangkan desa wisata, lanjut Devo, akan menggairahkan perekonomian di desa, lapangan pekerjaan baru akan terbuka lebar, disertai dengan semakin banyaknya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Masyarakat harus memiliki pola pikir terbukamiliknya. Kemajuan pariwisata khususnya di desa wisata,” imbuhnya.
Ia mengungkapkan perkembangan desa wisata di Sulsel terus mengalami kemajuan setiap tahunnya. Hal
ini terlihat dari banyaknya desa wisata yang mendapat penghargaan di Indonesian Village Award ( ADWI) 2022, seperti Desa Wisata Barania di Sinjai, Desa Wisata Matano di Luwu Timur, Desa Wisata Kambo di Palopo, dan Desa Wisata Campaga di Bantaeng
. tingkat desa dilihat dan dihargai. Ini harus menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik tahun depan. Target kami 600 desa wisata tahun depan," kata Devo.
Hal itu menambah jumlah desa wisata asal Selo Selatan yang menjadi peserta ADWI 2022 sebanyak 465 desa wisata.
Selain menempatkan Sulsel sebagai provinsi dengan peserta terbanyak, juga menjadikan Sulsel sebagai yang paling lolos dalam 50 besar terbaik di ajang ADWI 2022.
Sekretaris Disbudpar Sulsel Devo Khadafi di Makassar, Jumat mengatakan pengelolaan desa wisata yang baik dan profesional akan menggerakkan kesadaran wisata dan menangkap pesona, yang diarahkan untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata.
“Jika ini terwujud, diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena perekonomian juga akan meningkat berkat terciptanya iklim yang kondusif di sektor pariwisata,” kata Devo.
Mengembangkan desa wisata, lanjut Devo, akan menggairahkan perekonomian di desa, lapangan pekerjaan baru akan terbuka lebar, disertai dengan semakin banyaknya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Masyarakat harus memiliki pola pikir terbukamiliknya. Kemajuan pariwisata khususnya di desa wisata,” imbuhnya.
Ia mengungkapkan perkembangan desa wisata di Sulsel terus mengalami kemajuan setiap tahunnya. Hal
ini terlihat dari banyaknya desa wisata yang mendapat penghargaan di Indonesian Village Award ( ADWI) 2022, seperti Desa Wisata Barania di Sinjai, Desa Wisata Matano di Luwu Timur, Desa Wisata Kambo di Palopo, dan Desa Wisata Campaga di Bantaeng
. tingkat desa dilihat dan dihargai. Ini harus menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik tahun depan. Target kami 600 desa wisata tahun depan," kata Devo.
Hal itu menambah jumlah desa wisata asal Selo Selatan yang menjadi peserta ADWI 2022 sebanyak 465 desa wisata.
Selain menempatkan Sulsel sebagai provinsi dengan peserta terbanyak, juga menjadikan Sulsel sebagai yang paling lolos dalam 50 besar terbaik di ajang ADWI 2022.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenparekraf tinjau desa wisata di Sinjai untuk penilaian ADWI 2022
09 September 2022 8:34 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga kagumi potensi Desa Wisata Campaga di Bantaeng
07 September 2022 20:30 WIB, 2022
Menparekraf sedang hitung dampak kenaikan harga BBM terhadap sektor pariwisata
07 September 2022 15:30 WIB, 2022
Desa Wisata Campaga Sulsel menjadi lokasi kegiatan "50 besar ADWI 2022"
06 September 2022 14:37 WIB, 2022
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Angkasa Pura-Pemkot Makassar jadikan Bandara Hasanuddin etalase wisata Sulsel
01 June 2026 18:55 WIB
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB