Antrean Online permudah peserta JKN mengakses layanan kesehatan
Selasa, 8 November 2022 14:18 WIB
Suasana pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Makassar ( ANTARA/HO-Dokumentasi BPJS Kesehatan Cabang Makassar)
Makassar (ANTARA) - BPJS Kesehatan senantiasa meningkatkan mutu layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)), salah satunya dengan digitalisasi layanan kepesertaan melalui antrean online pada Aplikasi Mobile JKN.
Antrean online didesain untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan fasilitas kesehatan. Inovasi ini dapat dengan mudah diakses melalui smartphone, sehingga waktu tunggu menjadi singkat.
Fitur online pada Aplikasi Mobile JKN telah banyak dimanfaatkan dengan baik oleh peserta dan telah diterapkan oleh seluruh fasilitas kesehatan mitra kerjasama penyelenggara pelayanan kesehatan Program JKN, seperti yang telah diterapkan oleh Rumah Sakit Primaya.
Salah seorang peserta JKN, Ika yang merasakan kemudahan mengantre secara online saat mengakses pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) RS Primaya untuk melakukan pemeriksaannya ke dokter kandungan menjelang waktu kelahiran, pada Selasa
“Sebelumnya saya sudah sering menggunakan online di Aplikasi Mobile JKN setiap akan berobat ke puskesmas, jadi tidak perlu mengantri lama. Sudah terinformasi jadwal pemeriksaan dokternya. Nah, untuk rujukan juga begitu sudah ada tertera rujukannya kemana di fitur pelayanan, ” kata Ika membagikan pengalamannya, pada Selasa (30/8).
“Rujukannya sudah online jadi hanya datang saja kerumah sakit dengan mengambil antrean online di Aplikasi Mobile JKN, karena sudah digital jadi cukup di handphone saja bisa dilakukan dimana saja dan datang mendekati jam layanan sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama,” tutup Ika.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar Greisthy EL Borotoding mengatakan bahwa BPJS Kesehatan senantiasa menghadirkan inovasi layanan agar dapat memberikan banyak kemudahan bagi peserta JKN.
“Diharapkan melalui inovasi layanan digitalisasi ini akan semakin memudahkan masyarakat mengakses pelayananan kesehatan Program JKN, cukup melalui selulernya agar waktu tunggu menjadi singkat serta jangkauan aksesnya lebih luas,” ujar Greisthy.
Ditemui di kesempatan yang berbeda, Direktur Rumah Sakit Primaya Makassar, Merry Monica mengemukakan bahwa implementasi sistem antrean online di rumah sakit yang terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN telah memberikan manfaat baik dari sisi pasien dan keluarga maupun dari rumah sakit.
“Dengan antrean online pada aplikasi Mobile JKN ini peserta akan lebih nyaman dalam memperoleh layanan kesehatan. Hal ini juga bermanfaat bagi fasilitas kesehatan karena mengurangi penumpukan peserta di fasilitas kesehatan,” terang Merry. (*/Inf)
Antrean online didesain untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan fasilitas kesehatan. Inovasi ini dapat dengan mudah diakses melalui smartphone, sehingga waktu tunggu menjadi singkat.
Fitur online pada Aplikasi Mobile JKN telah banyak dimanfaatkan dengan baik oleh peserta dan telah diterapkan oleh seluruh fasilitas kesehatan mitra kerjasama penyelenggara pelayanan kesehatan Program JKN, seperti yang telah diterapkan oleh Rumah Sakit Primaya.
Salah seorang peserta JKN, Ika yang merasakan kemudahan mengantre secara online saat mengakses pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) RS Primaya untuk melakukan pemeriksaannya ke dokter kandungan menjelang waktu kelahiran, pada Selasa
“Sebelumnya saya sudah sering menggunakan online di Aplikasi Mobile JKN setiap akan berobat ke puskesmas, jadi tidak perlu mengantri lama. Sudah terinformasi jadwal pemeriksaan dokternya. Nah, untuk rujukan juga begitu sudah ada tertera rujukannya kemana di fitur pelayanan, ” kata Ika membagikan pengalamannya, pada Selasa (30/8).
“Rujukannya sudah online jadi hanya datang saja kerumah sakit dengan mengambil antrean online di Aplikasi Mobile JKN, karena sudah digital jadi cukup di handphone saja bisa dilakukan dimana saja dan datang mendekati jam layanan sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama,” tutup Ika.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar Greisthy EL Borotoding mengatakan bahwa BPJS Kesehatan senantiasa menghadirkan inovasi layanan agar dapat memberikan banyak kemudahan bagi peserta JKN.
“Diharapkan melalui inovasi layanan digitalisasi ini akan semakin memudahkan masyarakat mengakses pelayananan kesehatan Program JKN, cukup melalui selulernya agar waktu tunggu menjadi singkat serta jangkauan aksesnya lebih luas,” ujar Greisthy.
Ditemui di kesempatan yang berbeda, Direktur Rumah Sakit Primaya Makassar, Merry Monica mengemukakan bahwa implementasi sistem antrean online di rumah sakit yang terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN telah memberikan manfaat baik dari sisi pasien dan keluarga maupun dari rumah sakit.
“Dengan antrean online pada aplikasi Mobile JKN ini peserta akan lebih nyaman dalam memperoleh layanan kesehatan. Hal ini juga bermanfaat bagi fasilitas kesehatan karena mengurangi penumpukan peserta di fasilitas kesehatan,” terang Merry. (*/Inf)
Pewarta : Darim
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Genangan air picu antrean panjang di jalan poros Makassar-Parepare Sulsel
10 February 2025 6:10 WIB, 2025
Sejumlah pemudik motor pingsan akibat terjebak antrean di Pelabuhan Ciwandan Banten
07 April 2024 11:36 WIB, 2024
Presiden Jokowi mengapresiasi layanan BPJS Kesehatan meski harus benahi antrean
22 January 2024 11:59 WIB, 2024
BEI : 16 perusahaan beraset di atas Rp250 miliar berada dalam antrean IPO
14 April 2023 14:12 WIB, 2023
Direktur BPJS Kesehatan pantau langsung optimalisasi antrean daring di Makassar
17 June 2022 9:22 WIB, 2022
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Panitia MTQ Korpri Nasional 2026 menyiapkan 12 lomba di Makassar dan Pangkep
15 February 2026 22:49 WIB
Pemkot Makassar imbau spirit perjuangan Gaza jadi inspirasi ASN berkinerja
15 February 2026 12:48 WIB
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB