Makassar (ANTARA) - Antrean kendaraan besar seperti truk dan bus di beberapa SPBU di Jalan Urip Sumoharjo dan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, membuat arus lalu lintas menjadi macet karena antrean kendaraan itu hingga di sisi jalan raya.
Pemandangan demikian terlihat di SPBU simpang Sudiang Asrama Haji pada Jumat petang (26/9) dan Sabtu malam ini.
Pasalnya, di seberang SPBU tersebut terdapat lampu merah sehingga memperparah kemacetan. Terlebih lagi truk parkir antre membeli BBM hingga ke pinggir jalan.
Di SPBU lainnya puluhan kendaraan besar berbadan lebar dan panjang juga mengantre di halaman SPBU seperti terlihat di SPBU di depan Polda Sulawesi Selatan ataupun SPBU di Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Urip Sumoharjo.
Kondisi demikian sudah terjadi lebih dari dua pekan terakhir. Masyarakat yang ingin membeli pertalite atau solar terpaksa antre lama atau bahkan akhirnya membeli BBM nonsubsidi untuk memangkas waktu menunggu.
Seorang petugas SPBU di Jalan Perintis Kemerdekaan mengaku, pasokan SPBU kerap terlambat sehingga menimbulkan antrean panjang kendaraan.
Jika pasokan BBM datang, maka akan segera habis diserbu kendaraan yang telah mengantre selama lebih dari dua jam.
"Mobil tanki biasanya datang malam namun cepat habis dibeli," kata seorang petugas SPBU.
Sementara itu, pihak Pertamina Patra Niaga Area Sulawesi belum bersedia memberikan keterangan terkait hal ini, terkait dugaan jatah BBM yang dikurangi atau memang ada keterlambatan pengiriman ke SPBU.
Baca juga: SPBU di Makassar alami krisis BBM
Baca juga: Polres Pangkep selidiki dugaan penyalahgunaan BBM subsidi

