Keberangkatan kapal dari Tanjung Priok tertunda akibat gelombang tinggi
Rabu, 28 Desember 2022 6:32 WIB
Kapal Motor (KM) Umsini yang bersandar di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (27/12/2022) (ANTARA/Suci Nurhaliza)
Jakarta (ANTARA) - Jadwal keberangkatan Kapal Motor (KM) Umsini dari Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok Jakarta tujuan Kijang, Kepulauan Riau terpaksa ditunda dari jadwal sebelumnya menjadi pukul 21.25 WIB karena gelombang tinggi, dengan jumlah penumpang naik sebanyak 133 orang.
Dengan penundaan itu, KM Umsini yang membawa 133 penumpang diperkirakan tiba di Kijang pada Kamis (29/12) pukul 06.00 WIB.
"Umsini telat, faktor cuaca, gelombang tinggi. Jadi kita utamakan faktor keselamatan," kata Evrina Hermawati selaku Pengawas Posko Terpadu Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok Shift I, Selasa.
Sebelumnya, KM Umsini dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok pada pukul 16.00 WIB. Namun, kapal baru bersandar pukul 17.40 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memang telah memperingatkan adanya prakiraan gelombang tinggi, di antaranya di Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan Selatan Banten hingga Sumbawa, Samudera Hindia selatan Banten hingga Pulau Bali.
Kemudian Perairan Utara Kepulauan Anambas-Natuna, Laut Jawa Bagian Timur, Laut Flores bagian timur, Laut Banda, Perairan Kepulauan Babar-Tanibar, Samudera Hindia selatan NTB hingga NTT, Laut Natuna, hingga Perairan Kepulauan Selayar.
Lalu untuk gelombang sangat tinggi diprakirakan di Laut Natuna Utara dan Laut Arafuru.
KM Umsini sendiri melayani rute perjalanan Kijang - Tanjuk Priok - Surabaya - Makassar - Maumere - Larantuka - Lewoleba - Kupang (PP).
"Jadi keselamatan ini memang kita prioritaskan. Kami tidak akan memaksakan harus berangkat tepat waktu tetapi malah membahayakan penumpang. Jadi yang terpenting, safety first," imbuh Evrina.
Dengan diberangkatkannya KM Umsini, jumlah penumpang naik di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok pada Selasa pun bertambah menjadi 2.127 orang. Sedangkan penumpang turun sebanyak 784 dari KM Sakura Express, KM Lawit, dan KM Umsini.
Sementara jumlah data kumulatif per 18 Desember hingga 27 Desember 2022, total penumpang naik di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok sebanyak 7.536 orang dan total penumpang turun sebanyak 6.230 orang.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gelombang tinggi, keberangkatan kapal dari Tanjung Priok tertunda
Dengan penundaan itu, KM Umsini yang membawa 133 penumpang diperkirakan tiba di Kijang pada Kamis (29/12) pukul 06.00 WIB.
"Umsini telat, faktor cuaca, gelombang tinggi. Jadi kita utamakan faktor keselamatan," kata Evrina Hermawati selaku Pengawas Posko Terpadu Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok Shift I, Selasa.
Sebelumnya, KM Umsini dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok pada pukul 16.00 WIB. Namun, kapal baru bersandar pukul 17.40 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memang telah memperingatkan adanya prakiraan gelombang tinggi, di antaranya di Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan Selatan Banten hingga Sumbawa, Samudera Hindia selatan Banten hingga Pulau Bali.
Kemudian Perairan Utara Kepulauan Anambas-Natuna, Laut Jawa Bagian Timur, Laut Flores bagian timur, Laut Banda, Perairan Kepulauan Babar-Tanibar, Samudera Hindia selatan NTB hingga NTT, Laut Natuna, hingga Perairan Kepulauan Selayar.
Lalu untuk gelombang sangat tinggi diprakirakan di Laut Natuna Utara dan Laut Arafuru.
KM Umsini sendiri melayani rute perjalanan Kijang - Tanjuk Priok - Surabaya - Makassar - Maumere - Larantuka - Lewoleba - Kupang (PP).
"Jadi keselamatan ini memang kita prioritaskan. Kami tidak akan memaksakan harus berangkat tepat waktu tetapi malah membahayakan penumpang. Jadi yang terpenting, safety first," imbuh Evrina.
Dengan diberangkatkannya KM Umsini, jumlah penumpang naik di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok pada Selasa pun bertambah menjadi 2.127 orang. Sedangkan penumpang turun sebanyak 784 dari KM Sakura Express, KM Lawit, dan KM Umsini.
Sementara jumlah data kumulatif per 18 Desember hingga 27 Desember 2022, total penumpang naik di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok sebanyak 7.536 orang dan total penumpang turun sebanyak 6.230 orang.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gelombang tinggi, keberangkatan kapal dari Tanjung Priok tertunda
Pewarta : Suci Nurhaliza
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelindo Regional 4 pastikan pelabuhan siap layani penumpang Lebaran 1447 H
28 February 2026 15:29 WIB
19 penumpang tewas dan 25 terluka akibat bus tergelincir ke jurang di Nepal
23 February 2026 20:04 WIB
KM Intim Teratai rute Kupal Halmahera Selatan ke Ternate, karam di perairan Pulau Makian
18 February 2026 10:34 WIB
KLM Nur Ainun dari Nunukan tujuan Barru Sulsel tenggelam di Selat Makassar, dua penumpang hilang
16 February 2026 19:54 WIB
Pesawat Smart Air mendarat darurat di pantai Nabire, semua penumpang selamat
27 January 2026 15:12 WIB