235 ribu siswa di Makassar bakal belajar metode gasing
Rabu, 15 Maret 2023 5:15 WIB
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Professor Yohanes Surya saat Rakorsus di Makassar, Selasa (14/3/2023). ANTARA/Muh Hasanuddin
Makassar (ANTARA) - Sebanyak 235 ribu siswa di Makassar, Sulawesi Selatan, bakal menikmati pendidikan metode gasing yang dipopulerkan Professor Yohanes Surya, Pendiri Surya University dan Sekolah Genius.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Selasa, mengatakan, 235 ribu siswa di Makassar itu akan mendapatkan metode pembelajaran Gasing yang dipopulerkan oleh Prof Yohanes Surya setelah sebelumnya menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemkot Makassar.
"Metode gasing ini proses langkah demi langkah, yang disusun sedemikian rupa sehingga penguasaan materi dibangun dari pemahaman materi sebelumnya. Ini adalah terobosan dalam dunia pendidikan dan anak-anak di Makassar akan berkesempatan mempelajarinya," ujarnya.
Danny -- sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan, metode gasing adalah suatu metode pembelajaran matematika dengan langkah demi langkah yang membuat anak menguasai matematika secara gampang, asyik dan menyenangkan.
Ia menyatakan, jika tidak ada teknologi canggih tanpa didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang handal. Karena itu, untuk memasuki dunia metaverse, anak- anak harus memiliki kemampuan tersebut.
"Untuk itu pendidikan anak-anak kita akan diutamakan dengan memberikan pemahaman berhitung dengan metode Gasing karena dengan kemampuan matematika akan mampu membuka semua wawasan," katanya.
Sementara itu, Pendiri Surya University dan Sekolah Genius, Prof Yohanes Surya menyampaikan keinginan Wali Kota Makassar untuk memajukan kemampuan berhitung anak Makassar sangat mungkin dilakukan.
"Untuk memberikan pemahaman kepada 235 ribu anak sekolah tidaklah sulit, dengan metode gasing hanya butuh waktu sekitar 6 bulan," tuturnya.
Dengan menguasai berhitung, Prof Yohanes menyakini akan memberikan dampak kemampuan pada berbagai materi pelajaran lainnya, karena dari kurikulum yang ada, 40 persen menggunakan kemampuan berhitung.
Memberikan peluang kepada 235 ribu anak Makassar, untuk menguasai ilmu berhitung, membuka peluang anak-anak Makassar untuk lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan dunia nantinya, menjadi generasi cerdas dan unggul.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Selasa, mengatakan, 235 ribu siswa di Makassar itu akan mendapatkan metode pembelajaran Gasing yang dipopulerkan oleh Prof Yohanes Surya setelah sebelumnya menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemkot Makassar.
"Metode gasing ini proses langkah demi langkah, yang disusun sedemikian rupa sehingga penguasaan materi dibangun dari pemahaman materi sebelumnya. Ini adalah terobosan dalam dunia pendidikan dan anak-anak di Makassar akan berkesempatan mempelajarinya," ujarnya.
Danny -- sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan, metode gasing adalah suatu metode pembelajaran matematika dengan langkah demi langkah yang membuat anak menguasai matematika secara gampang, asyik dan menyenangkan.
Ia menyatakan, jika tidak ada teknologi canggih tanpa didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang handal. Karena itu, untuk memasuki dunia metaverse, anak- anak harus memiliki kemampuan tersebut.
"Untuk itu pendidikan anak-anak kita akan diutamakan dengan memberikan pemahaman berhitung dengan metode Gasing karena dengan kemampuan matematika akan mampu membuka semua wawasan," katanya.
Sementara itu, Pendiri Surya University dan Sekolah Genius, Prof Yohanes Surya menyampaikan keinginan Wali Kota Makassar untuk memajukan kemampuan berhitung anak Makassar sangat mungkin dilakukan.
"Untuk memberikan pemahaman kepada 235 ribu anak sekolah tidaklah sulit, dengan metode gasing hanya butuh waktu sekitar 6 bulan," tuturnya.
Dengan menguasai berhitung, Prof Yohanes menyakini akan memberikan dampak kemampuan pada berbagai materi pelajaran lainnya, karena dari kurikulum yang ada, 40 persen menggunakan kemampuan berhitung.
Memberikan peluang kepada 235 ribu anak Makassar, untuk menguasai ilmu berhitung, membuka peluang anak-anak Makassar untuk lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan dunia nantinya, menjadi generasi cerdas dan unggul.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hujan dan hujan petir berpoptensi dominasi guyur kota besar, Makassar gerimis
30 January 2026 6:46 WIB
Tingkatkan tertib administrasi, Kanwil Kemenkum Sulbar perkuat sinergi dengan BHP Makassar
29 January 2026 18:00 WIB
19 lapak PKL ditertibkan setelah 20 tahun berjualan di trotoar jalan Sultan Alauddin Makassar
29 January 2026 4:34 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Tingkatkan tertib administrasi, Kanwil Kemenkum Sulbar perkuat sinergi dengan BHP Makassar
29 January 2026 18:00 WIB