Jakarta (ANTARA) - Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol. Dedi Prasetyo memastikan penerimaan calon anggota Polri tahun 2023, baik jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama, bebas dari praktik percaloan serta korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Ia mengatakan akan ada pengawasan melalui saluran pengaduan secara daring dan pesan WhatsApp bila ada temuan di masyarakat.
Jenderal bintang dua itu mengimbau kepada seluruh peminat yang ingin mendaftar untuk memenuhi segala bentuk persyaratan umum dan khusus yang telah diatur.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polri pastikan penerimaan Akpol Tahun 2023 bebas dari calo
"Masuk polisi gratis, Polri no calo, no KKN,” kata Dedi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Dedi mengatakan Polri membuka pendaftaran bagi seluruh masyarakat yang ingin menjadi anggota Polri melalui jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama.
Pendaftaran dibuka secara daring pada 5-14 April 2023. Para pendaftar dapat mengakses pendaftaran melalui situs web .
Mantan kepala Divisi Humas Polri itu menegaskan bahwa masyarakat yang ingin mendaftar dari semua jalur itu tidak akan dikenai biaya sepeser pun atau gratis.
Polri terus mensosialisasikan dan menjaga proses penerimaan seleksi, baik di tingkat daerah dan pusat, bebas dari pungutan.
"Nanti hotline pengaduan baik secara online dan WhatsApp khusus sudah saya persiapkan," tamnahnya.
"Untuk mengetahui seluruh persyaratan telah diumumkan dalam website resmi atau dapat dilihat melalui media sosial Instagram @rekrutmen_Polri," ujar Dedi.
Polri memastikan penerimaan Akpol Tahun 2023 bebas dari calo
Rabu, 5 April 2023 11:58 WIB
Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol. Dedi Prasetyo. (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenhub gandeng tujuh Pemda perkuat SDM transportasi perkotaan, termasuk Makassar
21 April 2026 10:25 WIB