Perajin eceng gondok siapkan hasil karya untuk peserta Apeksi
Selasa, 23 Mei 2023 15:54 WIB
Pemilik Rumah Anyam Mandiri Elsa memperlihatkan produk tas berbahan dasar eceng gondok yang akan menjadi buah tangan bagi para peserta Apeksi 2023 di Makassar pada Juli mendatang. ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah
Makassar (ANTARA) - Sejumlah perajin eceng gondok di Kota Makassar, Sulawesi Selatan sedang menyiapkan karya berupa tas untuk para peserta Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Makassar.
Pemilik Rumah Anyam Mandiri Elsa di Makassar, Selasa mengemukakan bahwa progres pembuatan kerajinan eceng gondok sebagai buah tangan para kepala daerah telah mencapai 60 persen.
"Pembuatan sudah 60 persen dan hampir rampung, ada sebanyak 10 perajin yang kami gunakan jasanya untuk orderan 250 pcs dari Pemerintah Kota Makassar," kata dia.
Pada 2023, Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Apeksi yang akan dihadiri ratusan wali kota seluruh Indonesia.
Elsa mengakui untuk membuat orderan ini, ia membutuhkan sedikitnya 250 kg bahan baku eceng gondok kering dengan kebutuhan 1 kg untuk membuat 1 pcs tas.
Hanya saja, mitra BRI ini kesulitan untuk memperoleh bahan baku karena pengepul eceng gondok yang kerap ia gunakan jasanya sedang tidak aktif, sehingga Elsa harus menyuplai bahan baku dari liar kota.
"Kami terpaksa harus kirim bahan baku dari Jawa, harganya lebih murah tapi biaya ongkos kirimnya tinggi. Jadi modalnya lebih besar," ujar Elsa.
Khusus bagi peserta Apeksi 2023 di Makassar, tas eceng gondok ini akan dilengkapi kain sutera. Elsa menyebut modal per tas mencapai Rp100 ribu lebih dan dibanderol Rp170 ribu lebih untuk Pemkot Makassar.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Makassar Muhammad Rheza membenarkan telah mengorder souvenir untuk para peserta Apeksi Makassar yang akan dihelat pada Juli mendatang.
"Goody Bag ini akan kita bagikan untuk para Wali Kota se Indonesia sebagai upaya kita untuk memasarkan produk UMKM kita agar laku dan dikenal banyak orang," kata dia.
Selain itu, kita akan manfaatkan momentum Apeksi di Makassar dengan menggelar pameran produk UMKM.
Proses produk tas berbahan dasar eceng gondok yang akan menjadi buah tangan bagi para peserta Apeksi 2023 di Makassar pada Juli mendatang. ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah
Pemilik Rumah Anyam Mandiri Elsa di Makassar, Selasa mengemukakan bahwa progres pembuatan kerajinan eceng gondok sebagai buah tangan para kepala daerah telah mencapai 60 persen.
"Pembuatan sudah 60 persen dan hampir rampung, ada sebanyak 10 perajin yang kami gunakan jasanya untuk orderan 250 pcs dari Pemerintah Kota Makassar," kata dia.
Pada 2023, Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Apeksi yang akan dihadiri ratusan wali kota seluruh Indonesia.
Elsa mengakui untuk membuat orderan ini, ia membutuhkan sedikitnya 250 kg bahan baku eceng gondok kering dengan kebutuhan 1 kg untuk membuat 1 pcs tas.
Hanya saja, mitra BRI ini kesulitan untuk memperoleh bahan baku karena pengepul eceng gondok yang kerap ia gunakan jasanya sedang tidak aktif, sehingga Elsa harus menyuplai bahan baku dari liar kota.
"Kami terpaksa harus kirim bahan baku dari Jawa, harganya lebih murah tapi biaya ongkos kirimnya tinggi. Jadi modalnya lebih besar," ujar Elsa.
Khusus bagi peserta Apeksi 2023 di Makassar, tas eceng gondok ini akan dilengkapi kain sutera. Elsa menyebut modal per tas mencapai Rp100 ribu lebih dan dibanderol Rp170 ribu lebih untuk Pemkot Makassar.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Makassar Muhammad Rheza membenarkan telah mengorder souvenir untuk para peserta Apeksi Makassar yang akan dihelat pada Juli mendatang.
"Goody Bag ini akan kita bagikan untuk para Wali Kota se Indonesia sebagai upaya kita untuk memasarkan produk UMKM kita agar laku dan dikenal banyak orang," kata dia.
Selain itu, kita akan manfaatkan momentum Apeksi di Makassar dengan menggelar pameran produk UMKM.
Proses produk tas berbahan dasar eceng gondok yang akan menjadi buah tangan bagi para peserta Apeksi 2023 di Makassar pada Juli mendatang. ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK panggil Staf Sekjen Kementan periode 2021-2023 terkait kasus dugaan TPPU SYL
07 May 2025 14:04 WIB
Bupati Sinjai serahkan paket Ramadhan Bahagia Baznas kepada ratusan marbot masjid
28 March 2025 5:55 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Pemkot Makassar perketat pengawasan harga pangan jelang Ramadhan dan Imlek
14 February 2026 5:17 WIB
PLN UIP Sulawesi terima hasil pengadaan lahan GITET 275 kV Kendari dari BPN
06 February 2026 19:56 WIB