KPU : DPT Makassar 983.990 Pemilih
Rabu, 24 Juli 2013 19:53 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yakni sebanyak 983.990 pemilih.
"Jumlah DPT Untuk Pilwali Makassar bertambah seribu orang dari sebelumnya pada Daftar Pemilih Sementara (DPS) yakni 982.578 pemilih," kata Ketua KPU Makassar, Nurmal Idrus di Makassar, Rabu.
Ia menyebutkan, dari 983.990 jumlah pemilih dirinci untuk pemilih laki-laki sebanyak 480.885 pemilih sementara pemilih perempuan sebanyak 503.135 orang dengan sebaran Tempat Pemilihan Suara (TPS) di 143 kelurahan dan 14 Kecamatan sebanyak 2.300 TPS.
"KPU Makasar masih diberi wewenang untuk merevisi DPT apabila terjadi kekeliruan tujuh hari menjelang hari pencoblosan," tutur Nurmal.
Berdasarkan verifikasi data pemilih, pihaknya mengakui masih banyak persolan saat pendataan, terbukti beberapa orang mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ganda termasuk terdaftar namun sudah pindah adan ada pula yang meninggal.
"Inilah yang kami terus koreksi," tambahnya.
Sebelumnya, KPU Makassar telah menetapkan 10 pasangan calon yakni Apiyati K Amin Syam-Zulkfli Gani Ottoh diusung 21 Partai politik non parlemen, kemudian empat calon perseorangan yakni, Herman Handoko-Abdul Latif AA Bafadhal, Rusdin Abdullah-Idris Patarai, Erwin Kallo-Hasbi Ali serta Hj Sitti Muhyina Soefian-Muhammad Syaiful Saleh.
Sedangkan jalur partai politik seperti, HM Adil Patu-M Isradi Zainal diusung Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Selanjutnya pasangan Irman Yasin Limpo-Busrah Abdullah diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Pasangan lainnya yakni Mohammad Ramdhan Pomanto-Syamsu Rizal MI diusung Partai Demokrat dan Partai Bulan Bintang (PBB) sedangkan pasangan lainnya yakni Supomo Guntur-Kadir Halid diusung Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Sementara pasangan Tamsil Linrung-Das`ad Latif diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Hanura. Rencananya KPU Makassar akan melaksanakan proses selanjutnya yakni pengundian nomor urut pasangan calon pada Kamis (25/7) besok di Gedung PKK Makassar. Sebanyak 1.695 personil TNI-Polri pun akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan. Agus Setiawan
"Jumlah DPT Untuk Pilwali Makassar bertambah seribu orang dari sebelumnya pada Daftar Pemilih Sementara (DPS) yakni 982.578 pemilih," kata Ketua KPU Makassar, Nurmal Idrus di Makassar, Rabu.
Ia menyebutkan, dari 983.990 jumlah pemilih dirinci untuk pemilih laki-laki sebanyak 480.885 pemilih sementara pemilih perempuan sebanyak 503.135 orang dengan sebaran Tempat Pemilihan Suara (TPS) di 143 kelurahan dan 14 Kecamatan sebanyak 2.300 TPS.
"KPU Makasar masih diberi wewenang untuk merevisi DPT apabila terjadi kekeliruan tujuh hari menjelang hari pencoblosan," tutur Nurmal.
Berdasarkan verifikasi data pemilih, pihaknya mengakui masih banyak persolan saat pendataan, terbukti beberapa orang mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ganda termasuk terdaftar namun sudah pindah adan ada pula yang meninggal.
"Inilah yang kami terus koreksi," tambahnya.
Sebelumnya, KPU Makassar telah menetapkan 10 pasangan calon yakni Apiyati K Amin Syam-Zulkfli Gani Ottoh diusung 21 Partai politik non parlemen, kemudian empat calon perseorangan yakni, Herman Handoko-Abdul Latif AA Bafadhal, Rusdin Abdullah-Idris Patarai, Erwin Kallo-Hasbi Ali serta Hj Sitti Muhyina Soefian-Muhammad Syaiful Saleh.
Sedangkan jalur partai politik seperti, HM Adil Patu-M Isradi Zainal diusung Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Selanjutnya pasangan Irman Yasin Limpo-Busrah Abdullah diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Pasangan lainnya yakni Mohammad Ramdhan Pomanto-Syamsu Rizal MI diusung Partai Demokrat dan Partai Bulan Bintang (PBB) sedangkan pasangan lainnya yakni Supomo Guntur-Kadir Halid diusung Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Sementara pasangan Tamsil Linrung-Das`ad Latif diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Hanura. Rencananya KPU Makassar akan melaksanakan proses selanjutnya yakni pengundian nomor urut pasangan calon pada Kamis (25/7) besok di Gedung PKK Makassar. Sebanyak 1.695 personil TNI-Polri pun akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan. Agus Setiawan
Pewarta : Darwin Fatir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pjs Wali Kota Makassar mengunjungi KPU pastikan kesiapan Pilkada 2024
11 October 2024 16:13 WIB, 2024