Ilham Minta Caleg Demokrat Rapatkan Barisan
Rabu, 8 Januari 2014 22:29 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Menjelang Pemilihan Umum Legislatif 9 April 2014 Ketua DPD I Partai Demokrat Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin meminta Calon legislatif (caleg) merapatkan barisan untuk pemenangan partai tersebut.
"Tidak boleh saling sikut di tengah-tengah masyarakat. Kita harus kompak dan saling mensupport sesama caleg Demokrat," kata Ilham di Makassar, Rabu.
Dirinya menyatakan, Caleg Demokrat Sulsel yang ikut bersaing dalam Pemilu 2014 diharapkan membangun komunikasi antar Caleg guna memenangkan partai dan terus bekerja dan berbuat untuk masyarakat.
"Sesama caleg jangan ada gontok-gontokan, terus berbuat untuk kepentingan rakyat," ujar Wali Kota Makassar dua periode itu.
Sebagai mantan calon gubernur Sulsel ini menjelaskan, ketika ada caleg saling menjatuhkan dibawah, dampaknya persepsi masyarakat terhadap partai akan buruk. Untuknya Ilham mengingatkan para caleg dan tim sukses memperhatikan etika moral dan politik.
"Caleg Demokrat yang sudah lebih awal sosialisasi didapil tersebut dan datang sesama caleg lainnya, jangan menjekkan. Tapi harus kita support dan mendukungnya. Begitupun para tim sukses dilapangan," ucap Ilham mengingatkan.
Selain itu, untuk efektifitas perolehan suara masing-masing caleg Demokrat, lanjutnya mengingatkan agar tidak bersama caleg dari partai lain bersosialisasi apalagi saling bantu-membantu. "Partai akan beri sangsi tegas bila melakukan hal itu," tegasnya.
Ilham itu menambahkan kepada caleg untuk tidak ragu memasang foto preseiden RI sekaligus ketua umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di atributnya. Karena berdasarkan survei, kata Ilham, SBY masih diatas 50 persen dibanding calon presiden lainnya di Indonesia.
"Artinya selama dua periode SBY mampu memberikan program untuk kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Sementara Ketua tim Adhok Bappilu Demokrat Sulsel, Syamsu Rizal, menambahkan program - program pro rakyat yang dilakkukan presiden SBY demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat diantaranya telah dilakukakan dengan baik.
Diantaranya, Jamkesmas Jaminan KesehatanMasyarakat), PNPM Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri, BOS (Bantuan Operasional Sekolah).
Selain itu, bantuan lansia terlantar, bantuan penyandang cacat, Raskin (beras untuk rumah tangga miskin), PKH (Program keluarga Harapan), KUR (Kredit UsahaRakyat), sekolah gratis dari SD - SMP, sertifikasi guru.
"Program ini harus terus disosialisasikan kemasyarakat. Karena sudah terbukti dirasakan masyarakat," ujar Wakil Wali Kota Makassar terpilih itu. ES Syafei
"Tidak boleh saling sikut di tengah-tengah masyarakat. Kita harus kompak dan saling mensupport sesama caleg Demokrat," kata Ilham di Makassar, Rabu.
Dirinya menyatakan, Caleg Demokrat Sulsel yang ikut bersaing dalam Pemilu 2014 diharapkan membangun komunikasi antar Caleg guna memenangkan partai dan terus bekerja dan berbuat untuk masyarakat.
"Sesama caleg jangan ada gontok-gontokan, terus berbuat untuk kepentingan rakyat," ujar Wali Kota Makassar dua periode itu.
Sebagai mantan calon gubernur Sulsel ini menjelaskan, ketika ada caleg saling menjatuhkan dibawah, dampaknya persepsi masyarakat terhadap partai akan buruk. Untuknya Ilham mengingatkan para caleg dan tim sukses memperhatikan etika moral dan politik.
"Caleg Demokrat yang sudah lebih awal sosialisasi didapil tersebut dan datang sesama caleg lainnya, jangan menjekkan. Tapi harus kita support dan mendukungnya. Begitupun para tim sukses dilapangan," ucap Ilham mengingatkan.
Selain itu, untuk efektifitas perolehan suara masing-masing caleg Demokrat, lanjutnya mengingatkan agar tidak bersama caleg dari partai lain bersosialisasi apalagi saling bantu-membantu. "Partai akan beri sangsi tegas bila melakukan hal itu," tegasnya.
Ilham itu menambahkan kepada caleg untuk tidak ragu memasang foto preseiden RI sekaligus ketua umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di atributnya. Karena berdasarkan survei, kata Ilham, SBY masih diatas 50 persen dibanding calon presiden lainnya di Indonesia.
"Artinya selama dua periode SBY mampu memberikan program untuk kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Sementara Ketua tim Adhok Bappilu Demokrat Sulsel, Syamsu Rizal, menambahkan program - program pro rakyat yang dilakkukan presiden SBY demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat diantaranya telah dilakukakan dengan baik.
Diantaranya, Jamkesmas Jaminan KesehatanMasyarakat), PNPM Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri, BOS (Bantuan Operasional Sekolah).
Selain itu, bantuan lansia terlantar, bantuan penyandang cacat, Raskin (beras untuk rumah tangga miskin), PKH (Program keluarga Harapan), KUR (Kredit UsahaRakyat), sekolah gratis dari SD - SMP, sertifikasi guru.
"Program ini harus terus disosialisasikan kemasyarakat. Karena sudah terbukti dirasakan masyarakat," ujar Wakil Wali Kota Makassar terpilih itu. ES Syafei
Pewarta : Darwin Fatir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Bawaslu : 443 ASN terlapor terkait netralitas tahapan pemilu dan pilkada di Sulsel
01 September 2026 5:13 WIB
Ketahanan nasional di era disrupsi, HIMAPEM FISIP Unhas dorong kolaborasi lintas sektor
28 August 2026 8:52 WIB