Pemprov Sulbar menyediakan perpustakaan terapung di pulau terluar
Selasa, 30 Januari 2024 21:29 WIB
Pemprov Sulbar bekerjasama dengan Ditpolairud Polda Sulbar mewujudkan perpustakaan terapung untuk melayani masyarakat pesisir dan pulau terluar Sulbar, Selasa (30/1/2024). (ANTARA/M Faisal Hanapi)
Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyediakan perpustakaan terapung bagi masyarakat yang berada di pulau terluar Provinsi Sulbar dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Provinsi Sulbar di Mamuju, Selasa, mengatakan Pemprov Sulbar bekerja sama dengan Ditpolairud Polda Sulbar mewujudkan perpustakaan terapung untuk melayani masyarakat pesisir dan pulau terluar Sulbar.
Ia mengatakan, kerja sama tersebut sebagai upaya meningkatkan literasi dan pengetahuan bagi masyarakat di wilayah pulau terluar Sulbar.
"Kehadiran perpustakaan terapung yang melayani wilayah pulau terluar ini sebagai upaya pemerintah dalam memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat, dan diharapkan sebagai sarana untuk mengembangkan potensi diri dalam kehidupannya," katanya.
Menurut dia, sebanyak 300 buku disiapkan untuk pembelajaran bagi masyarakat pulau melalui perpustakaan terapung tersebut.
"Semoga dengan program tersebut meningkatkan minat baca masyarakat agar dapat berkontribusi bagi peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Sulbar," katanya.
Ia menyampaikan, Pemrov Sulbar fokus dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) untuk mendorong peningkatan pembangunan daerah.
Indeks pembangunan manusia (IPM) Provinsi Sulbar tahun 2023 mencapai 69,80 poin, dan berada pada posisi ke 31 dari seluruh Provinsi di Indonesia.
"Salah satu penghambat pembangunan ekonomi Sulbar masih rendahnya sumber daya manusia sehingga program meningkatkan minat baca masyarakat perlu terus digalakkan untuk kemajuan pembangunan daerah," katanya.*
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Provinsi Sulbar di Mamuju, Selasa, mengatakan Pemprov Sulbar bekerja sama dengan Ditpolairud Polda Sulbar mewujudkan perpustakaan terapung untuk melayani masyarakat pesisir dan pulau terluar Sulbar.
Ia mengatakan, kerja sama tersebut sebagai upaya meningkatkan literasi dan pengetahuan bagi masyarakat di wilayah pulau terluar Sulbar.
"Kehadiran perpustakaan terapung yang melayani wilayah pulau terluar ini sebagai upaya pemerintah dalam memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat, dan diharapkan sebagai sarana untuk mengembangkan potensi diri dalam kehidupannya," katanya.
Menurut dia, sebanyak 300 buku disiapkan untuk pembelajaran bagi masyarakat pulau melalui perpustakaan terapung tersebut.
"Semoga dengan program tersebut meningkatkan minat baca masyarakat agar dapat berkontribusi bagi peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Sulbar," katanya.
Ia menyampaikan, Pemrov Sulbar fokus dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) untuk mendorong peningkatan pembangunan daerah.
Indeks pembangunan manusia (IPM) Provinsi Sulbar tahun 2023 mencapai 69,80 poin, dan berada pada posisi ke 31 dari seluruh Provinsi di Indonesia.
"Salah satu penghambat pembangunan ekonomi Sulbar masih rendahnya sumber daya manusia sehingga program meningkatkan minat baca masyarakat perlu terus digalakkan untuk kemajuan pembangunan daerah," katanya.*
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Sulbar berupaya tingkatkan literasi melalui perpustakaan terapung
19 March 2024 17:11 WIB, 2024
Presiden Jokowi resmikan PLTS Terapung Cirata terbesar ketiga di dunia
09 November 2023 12:04 WIB, 2023
Menhub : Kapal RS Terapung Malahayati merupakan simbol hadirnya negara di wilayah maritim
10 June 2023 16:50 WIB, 2023
Kemenhub menyiapkan KM Sinabung sebagai akomodasi terapung selama KTT ASEAN
02 May 2023 9:04 WIB, 2023
Gubernur Sulsel sebut Masjid terapung Thalhah Ubaidah ikon baru Bulukumba
06 February 2023 13:35 WIB, 2023
Pemkot Parepare tawarkan wisata kuliner religius dorong pemberdayaan UMKM
15 January 2023 11:58 WIB, 2023