Makassar (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Transfusi Darah (UTD) Makassar memperkuat kemitraan untuk memenuhi tingginya permintaan darah di daerah itu.

"Kita terus memperkuat kemitraan untuk memperoleh stok darah karena permintaan cukup tinggi, bisa sampai 350 kantong per hari untuk memenuhi permintaan dari rumah sakit," kata dr Sukmawati dari PMI UTD Makassar, Jumat.

Dia mengatakan sejauh ini semua permintaan dari rumah sakit maupun masyarakat yang datang langsung ke UTD PMI Makassar masih terpenuhi dan dapat dilayani.

Hal itu karena kemitraan yang dibangun dengan pihak perusahaan swasta dan pemerintah, sekolah SMA hingga perguruan tinggi cukup kuat, sehingga sikap solidaritas untuk kemanusiaan tetap terjaga.

Menurut dia, terjaganya ketersediaan stok darah ini disebabkan beberapa faktor, di antaranya sosialisasi yang intens dilakukan, kerja sama dengan lembaga atau instansi, hingga masif menggelar kegiatan donor darah.

"Kita masif turun ke lapangan, ke sekolah-sekolah, kita dirikan gerai dan sosialisasi ke anak milenial anak SMA itu kita rutin lakukan," ujarnya.

Dari semua permintaan, lanjut dia, didominasi pasien yang akan dibedah dan pasien di bagian kebidanan seperti pascabersalin.