Diskominfo Sulbar mengantisipasi game online bermuatan pornografi
Senin, 15 April 2024 6:07 WIB
Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengantisipasi game online yang bermuatan kekerasan dan pornografi, di Mamuju, Minggu (14/4/2024) ANTARA/HO Humas Pemprov Sulbar
Mamuju (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengantisipasi game online yang bermuatan kekerasan dan pornografi.
"Kementerian Kominfo telah memberikan imbauan agar masyarakat melaporkan aktivitas game online melalui internet yang bermuatan kekerasan dan pornografi," kata Kepala Diskominfo Sulbar, Mustari Mula, di Mamuju, Minggu.
Ia mengatakan, masyarakat diminta melaporkan game online melalui kanal aduankonten.id agar dapat ditindaklanjuti pemerintah.
Oleh karena itu ia mengatakan, Diskominfo Sulbar juga akan mengantisipasi game online tersebut jika beroperasi di Sulbar
"Jika terbukti terdapat laporan masyarakat melalui tangkapan layar atau screen shot, tentang adanya game online bermuatan kekerasan dan pornografi, maka Kementerian Kominfo akan melalui take down situsnya," katanya.
Menurut dia, Diskominfo Sulbar juga telah berupaya memberikan pelatihan literasi digital secara masif kepada generasi muda di Sulbar khusunya kalangan pelajar atau siswa untuk mewaspadai hal seperti game online bermuatan kekerasan dan pornografi tersebut.
"Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (SENTER KIM), telah dilaksanakan Diskominfo Sulbar di sejumlah desa di Sulbar hal itu sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai literasi digital, disamping juga untuk menangkal hoax di masyarakat," katanya.
Ia berharap, agar program Diskominfo Sulbar itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dengan melakukan edukasi agar mengkonsumsi berita yang positif bagi pembangunan daerah.
"Kementerian Kominfo telah memberikan imbauan agar masyarakat melaporkan aktivitas game online melalui internet yang bermuatan kekerasan dan pornografi," kata Kepala Diskominfo Sulbar, Mustari Mula, di Mamuju, Minggu.
Ia mengatakan, masyarakat diminta melaporkan game online melalui kanal aduankonten.id agar dapat ditindaklanjuti pemerintah.
Oleh karena itu ia mengatakan, Diskominfo Sulbar juga akan mengantisipasi game online tersebut jika beroperasi di Sulbar
"Jika terbukti terdapat laporan masyarakat melalui tangkapan layar atau screen shot, tentang adanya game online bermuatan kekerasan dan pornografi, maka Kementerian Kominfo akan melalui take down situsnya," katanya.
Menurut dia, Diskominfo Sulbar juga telah berupaya memberikan pelatihan literasi digital secara masif kepada generasi muda di Sulbar khusunya kalangan pelajar atau siswa untuk mewaspadai hal seperti game online bermuatan kekerasan dan pornografi tersebut.
"Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (SENTER KIM), telah dilaksanakan Diskominfo Sulbar di sejumlah desa di Sulbar hal itu sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai literasi digital, disamping juga untuk menangkal hoax di masyarakat," katanya.
Ia berharap, agar program Diskominfo Sulbar itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dengan melakukan edukasi agar mengkonsumsi berita yang positif bagi pembangunan daerah.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Purbaya belum berencana terapkan pajak marketplace terhadap pedagang daring
28 January 2026 5:28 WIB
112 anak teradikalisasi di ruang dgital lewat "game online" dan media sosial
31 December 2025 7:19 WIB
Terindikasi bermain judi online, 228 ribu orang dicoret dari daftar penerima bansos
10 August 2025 7:02 WIB