Nilai transaksi belanja melalui E Katalog Sulbar capai Rp48 miliar
Selasa, 23 April 2024 13:01 WIB
Rapat koordinasi terkait belanja Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui e-Katalog lokal di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Sulbar, di Mamuju, Senin (22/4/2024) ANTARA Foto/HO Humas Pemprov Sulbar
Mamuju (ANTARA) - Nilai transaksi belanja Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui elektronik katalog (e-Katalog) di tahun anggaran 2024 telah mencapai Rp48 miliar.
"Sebanyak Rp48 miliar belanja pengadaan barang dan jasa telah dilakukan melalui metode e-purchasing dan katalog lokal yang telah menampilkan 31 etalase yang beragam," kata Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Sulbar Muhtar, di Mamuju, Senin.
Muhtar yang juga Pelaksana Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Provinsi Sulbar itu mengatakan Pemprov Sulbar telah mendukung pembangunan ekonomi lokal dengan meningkatkan efisiensi dalam proses pengadaan barang dan jasa.
"Belanja E Katalog menawarkan alat pertanian hingga perlengkapan rumah tangga, serta berbagai produk dan jasa yang sangat dibutuhkan pemerintah di Sulbar, serta menyediakan berbagai jenis pekerjaan konstruksi dan layanan, memenuhi kebutuhan diberbagai sektor pembangunan," katanya.
Ia menyampaikan bahwa Biro Barjas Pemprov Sulbar akan berupaya agar jangkauan katalog lokal dapat memberikan lebih banyak pilihan kepada para pengguna.
"Tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, katalog lokal ini juga menjadi sarana untuk memperkuat jejaring bisnis lokal karena di Sulbar telah terdapat 318 penyedia yang terdaftar dalam katalog lokal," ujarnya.
Ia juga mengatakan e-Katalog lokal di Sulbar telah mampu menawarkan sebanyak 3.511 produk yang bervariasi sehingga potensi pertumbuhan produk dan penyedia dalam katalog akan semakin meningkat.
Pemprov Sulbar akan melakukan pendampingan bagi penyedia lokal yang berminat mendaftarkan usahanya menjadi e-Katalag melalui ruang layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) di Kantor Biro Barjas Provinsi Sulbar yang melayani setiap hari kerja.
"Penerapan metode e-purchasing melalui katalog lokal oleh Pemprov Sulbar tidak hanya penting dalam pengelolaan anggaran publik yang lebih efisien, namun juga sebagai upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif," katanya.
"Sebanyak Rp48 miliar belanja pengadaan barang dan jasa telah dilakukan melalui metode e-purchasing dan katalog lokal yang telah menampilkan 31 etalase yang beragam," kata Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Sulbar Muhtar, di Mamuju, Senin.
Muhtar yang juga Pelaksana Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Provinsi Sulbar itu mengatakan Pemprov Sulbar telah mendukung pembangunan ekonomi lokal dengan meningkatkan efisiensi dalam proses pengadaan barang dan jasa.
"Belanja E Katalog menawarkan alat pertanian hingga perlengkapan rumah tangga, serta berbagai produk dan jasa yang sangat dibutuhkan pemerintah di Sulbar, serta menyediakan berbagai jenis pekerjaan konstruksi dan layanan, memenuhi kebutuhan diberbagai sektor pembangunan," katanya.
Ia menyampaikan bahwa Biro Barjas Pemprov Sulbar akan berupaya agar jangkauan katalog lokal dapat memberikan lebih banyak pilihan kepada para pengguna.
"Tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, katalog lokal ini juga menjadi sarana untuk memperkuat jejaring bisnis lokal karena di Sulbar telah terdapat 318 penyedia yang terdaftar dalam katalog lokal," ujarnya.
Ia juga mengatakan e-Katalog lokal di Sulbar telah mampu menawarkan sebanyak 3.511 produk yang bervariasi sehingga potensi pertumbuhan produk dan penyedia dalam katalog akan semakin meningkat.
Pemprov Sulbar akan melakukan pendampingan bagi penyedia lokal yang berminat mendaftarkan usahanya menjadi e-Katalag melalui ruang layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) di Kantor Biro Barjas Provinsi Sulbar yang melayani setiap hari kerja.
"Penerapan metode e-purchasing melalui katalog lokal oleh Pemprov Sulbar tidak hanya penting dalam pengelolaan anggaran publik yang lebih efisien, namun juga sebagai upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif," katanya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov mencatat Expo Kreatif Andalan 2025 di Sulsel raup transaksi Rp600 juta
25 November 2025 13:01 WIB
Polda Jabar : Sindikat jual beli bayi ke Singapura berawal dari transaksi lewat Facebook
16 July 2025 15:52 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Antisipasi penyakit berbahaya, personel Satpol PP di Sulsel diperiksa kesehatannya
01 February 2026 18:27 WIB