Ketua KPPS Manggala Tewas Tertabrak
Rabu, 8 Juli 2009 12:46 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Andi Ahmad Jumrah (60), ketua Panitia pemungutan Suara di TPS 28 kelurahan Manggala Kecamatan Manggala Kota Makassar, Selasa (7/7) malam, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, almarhum yang juga keluarga besar mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Zainal Basri Palaguna ini meninggal akibat tergilas mobil di depan Balai Pengobatan Paru-paru, jalan Andi Pangeran Pattarani Makassar sekitar pukul 22.00 Wita.
Rahma, anak ketiga Ahmad Jumrah, menyatakan pihak keluarga mengetahui berita duka ini pada pukul 24.00 Wita. Almarhum sebelum meninggal setelah pulang dari rapat pemantapan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) di Kantor KPU Kota Makassar
Saat melintasi di jalan Pettarani, almarhum menerima telepon dari seseorang, disaat itu sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi menyambar korban.
Seketika itu korban yang mengedarai motor Yamaha Mio terseret ke bawa mobil yang dikendari oleh Moring, karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan dirinya tergelatak diaspal.
Ia meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit (RS) Islam Faisal Makassar, pukul 22.45 Wita.
Sementara amanah sebagai ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat pemungutan Suara (TPS) 28 Manggala ini diserahkan kepada Rusli Salindri untuk menjalankan tugas pemungutan suara.
"Saya dipilih sesuai kesepakatan anggota-anggota lain, " kata Rusli.
Adik tiri dari mantan Gubernur Sulsel ini diantar oleh puluhan anggota KPPS kecamatan Manggala untuk dimakamkan Rabu (8/7) ini setelah pemungutan suara.
(T.PSO-101/S016)
Informasi yang dihimpun menyebutkan, almarhum yang juga keluarga besar mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Zainal Basri Palaguna ini meninggal akibat tergilas mobil di depan Balai Pengobatan Paru-paru, jalan Andi Pangeran Pattarani Makassar sekitar pukul 22.00 Wita.
Rahma, anak ketiga Ahmad Jumrah, menyatakan pihak keluarga mengetahui berita duka ini pada pukul 24.00 Wita. Almarhum sebelum meninggal setelah pulang dari rapat pemantapan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) di Kantor KPU Kota Makassar
Saat melintasi di jalan Pettarani, almarhum menerima telepon dari seseorang, disaat itu sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi menyambar korban.
Seketika itu korban yang mengedarai motor Yamaha Mio terseret ke bawa mobil yang dikendari oleh Moring, karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan dirinya tergelatak diaspal.
Ia meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit (RS) Islam Faisal Makassar, pukul 22.45 Wita.
Sementara amanah sebagai ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat pemungutan Suara (TPS) 28 Manggala ini diserahkan kepada Rusli Salindri untuk menjalankan tugas pemungutan suara.
"Saya dipilih sesuai kesepakatan anggota-anggota lain, " kata Rusli.
Adik tiri dari mantan Gubernur Sulsel ini diantar oleh puluhan anggota KPPS kecamatan Manggala untuk dimakamkan Rabu (8/7) ini setelah pemungutan suara.
(T.PSO-101/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Jalan Kajaolalido-Thamrin jadi proyek percontohan pejalan kaki di Makassar
26 September 2026 12:10 WIB