TNI tembak tiga terduga anggota OPM di Puncak Jaya Papua
Rabu, 17 Juli 2024 17:39 WIB
Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Chandra Kurniawan. (ANTARA/Evarukdijati)
Jayapura (ANTARA) - Kapendam XVII Letkol Inf Chandra Kurniawan mengakui anggota TNI menembak tiga terduga anggota OPM yang selalu membuat teror di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah ditembak hingga meninggal.
"Memang benar, anggota Satgas Yonif RK 753/AVT, Selasa (16/7) malam sekitar pukul 19.45 WIT melakukan penindakan dengan menembak terduga anggota OPM pimpinan Teranus Enumbi," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Chandra Kurniawan dalam keterangan tertulisnya di Jayapura, Rabu.
Saat ini, jenazah ketiga terduga anggota OPM masih berada di RSUD Mulia, ibukota Kabupaten Puncak Jaya.
"Insiden itu berawal dari adanya dugaan keberadaan pimpinan OPM Teranus Enumbi bersama beberapa anggotanya yang memasuki pemukiman warga di kampung Karubate, Distrik Muara dengan membawa senjata api," katanya.
Dengan adanya dugaan tersebut, kemudian direspons Satgas Yonif RK 753/AVT dengan melakukan penindakan terhadap gerombolan OPM tersebut.
Saat akan ditangkap, anggota OPM melakukan perlawanan dengan mengeluarkan tembakan ke arah prajurit sehingga dibalas untuk melumpuhkan mereka.
Tiga orang terduga OPM yang tewas adalah SW (33), YW (41), DW (36) dan di TKP juga ditemukan satu pucuk senjata api jenis pistol rakitan serta bendera Bintang Kejora .
"Pimpinan OPM Teranus Enumbi berhasil lolos melarikan diri," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Chandra tentang Teranus Enumbi yang merupakan salah satu pimpinan OPM yang masuk dalam DPO polisi terkait penyerangan ke aparat keamanan tahun 2018.
Adapun aksi kekerasan yang melibatkan Teranus Enumbi tercatat tanggal 19 Maret menyerang, menembak dan membacok dua prajurit yakni Sertu Ismunandar dan Serka Salim.
Selanjutnya, tanggal 30 Mei menyerang dan menembak tukang ojek Jainul (44), tanggal 31 Mei menyerang dan menembak warga sipil Prasetyo (33), dan tanggal 19 Juni penyerangan dan menembak tukang ojek Husen (39).
"Memang benar, anggota Satgas Yonif RK 753/AVT, Selasa (16/7) malam sekitar pukul 19.45 WIT melakukan penindakan dengan menembak terduga anggota OPM pimpinan Teranus Enumbi," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Chandra Kurniawan dalam keterangan tertulisnya di Jayapura, Rabu.
Saat ini, jenazah ketiga terduga anggota OPM masih berada di RSUD Mulia, ibukota Kabupaten Puncak Jaya.
"Insiden itu berawal dari adanya dugaan keberadaan pimpinan OPM Teranus Enumbi bersama beberapa anggotanya yang memasuki pemukiman warga di kampung Karubate, Distrik Muara dengan membawa senjata api," katanya.
Dengan adanya dugaan tersebut, kemudian direspons Satgas Yonif RK 753/AVT dengan melakukan penindakan terhadap gerombolan OPM tersebut.
Saat akan ditangkap, anggota OPM melakukan perlawanan dengan mengeluarkan tembakan ke arah prajurit sehingga dibalas untuk melumpuhkan mereka.
Tiga orang terduga OPM yang tewas adalah SW (33), YW (41), DW (36) dan di TKP juga ditemukan satu pucuk senjata api jenis pistol rakitan serta bendera Bintang Kejora .
"Pimpinan OPM Teranus Enumbi berhasil lolos melarikan diri," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Chandra tentang Teranus Enumbi yang merupakan salah satu pimpinan OPM yang masuk dalam DPO polisi terkait penyerangan ke aparat keamanan tahun 2018.
Adapun aksi kekerasan yang melibatkan Teranus Enumbi tercatat tanggal 19 Maret menyerang, menembak dan membacok dua prajurit yakni Sertu Ismunandar dan Serka Salim.
Selanjutnya, tanggal 30 Mei menyerang dan menembak tukang ojek Jainul (44), tanggal 31 Mei menyerang dan menembak warga sipil Prasetyo (33), dan tanggal 19 Juni penyerangan dan menembak tukang ojek Husen (39).
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ganda putri Sulsel ke semifinal tenis meja Pornas Korpri XVII di Palembang
09 October 2025 21:46 WIB
Mukernas XVII Wahdah Islamiyah di Makassar gaungkan kemerdekaan Palestina
06 December 2024 5:58 WIB, 2024
Kyai Zaitun Rasmin: Mukernas WI ajang silaturahmi memperkuat soliditas
05 December 2024 23:14 WIB, 2024
Pangdam Cenderawasih: Pembebasan sandera warga Selandia Baru dari KKB terus berproses
05 March 2024 13:30 WIB, 2024
Pangdam: Sejumlah kampung di Nduga kosong ditinggal warganya mengungsi
26 January 2024 15:28 WIB, 2024
Pangdam XVII Cenderawasih : Presiden Jokowi dijadwalkan mengunjungi dua provinsi di Tanah Papua
04 July 2023 5:40 WIB, 2023
Kapendam Cenderawasih memastikan tidak ada prajurit yang disandera KKB di Mugi Nduga
04 May 2023 16:11 WIB, 2023
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Seskab: Istana Presiden dibuka untuk masyarakat pada halal bihalal Lebaran 1447 H
21 March 2026 4:22 WIB
Istana sebar surat edaran melarang acara "open house" berlebihan saat Lebaran 1447 H
17 March 2026 18:11 WIB
Gubernur Sulsel: Aspirasi pembentukan DOB Luwu Raya telah disampaian ke DPR RI
13 March 2026 14:55 WIB