Sulsel siap jadi percontohan implementasi BTU Pendidikan Pancasila
Sabtu, 27 Juli 2024 16:52 WIB
Pj Gubernur Sulsel Zudan Arif. ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel
Makassar (ANTARA) - Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan kesiapan menjadi percontohan implementasi Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila yang telah dirilis untuk digunakan di lembaga pendidikan.
Pj Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangannya di Makassar, Sabtu, mengatakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Kemendikbudristek bersama lembaga lainnya serta pemerintah daerah menguatkan kembali implementasi BTU Pendidikan Pancasila.
BTU ini diimplementasikan mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK.
"Ini topik yang penting dalam kehidupan bernegara kita, bagaimana membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," ujar Zudan dalam acara Penguatan Pendidikan Pancasila Melalui Penggunaan BTU Pendidikan Pancasila di Sulawesi Selatan.
Ia menjelaskan, BTU diharapkan menjadi kunci membentuk karakter Pancasila pada generasi bangsa.
"Apa yang menjadi pondasi bernegara kita, tak lain dan tak bukan adalah Pancasila, itulah yang harus kita perkuat," ujarnya.
Dia berharap para guru menyebarluaskannya, karena nilai tersebutlah yang menjadikan Indonesia utuh hingga saat ini.
“Kenapa Indonesia masih utuh sampai sekarang, karena masyarakatnya memiliki kasih dan sayang. Jadi sesungguhnya kita itu kuat karena dalam diri Bangsa Indonesia kasih sayangnya kuat," ujarnya.
Guru menjadi pembawa risalah kasih sayang dan toleransi untuk bangsa ini. "Jadi nanti ketika masuk sekolah, bawalah nilai kasih sayang itu, ajarkan ini, nilai Pancasila dibungkus dengan kasih sayang. Indonesia masih utuh karena ada love dan toleransi," tuturnya.
Guru SMK Negeri 4 Makassar, Abdul Azis Ully, mengatakan kegiatan ini memberikan pemahaman bagaimana seorang guru bisa memberikan penguatan pada peserta didik yang kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila.
Buku ini juga menjadi pedoman pembelajaran terkait Pancasila. Menurutnya, hal sangat relevan bahkan dituntut dengan keadaan sekarang. Apalagi saat ini terjadi banyak perubahan dalam berbagai bidang di bangsa ini.
"Kita memang dituntun untuk memberikan pembelajaran itu dengan kondisi sekarang. Negara kita ini memang perlu penguatan nilai-nilai Pancasila," jelasnya.
Pj Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangannya di Makassar, Sabtu, mengatakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Kemendikbudristek bersama lembaga lainnya serta pemerintah daerah menguatkan kembali implementasi BTU Pendidikan Pancasila.
BTU ini diimplementasikan mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK.
"Ini topik yang penting dalam kehidupan bernegara kita, bagaimana membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," ujar Zudan dalam acara Penguatan Pendidikan Pancasila Melalui Penggunaan BTU Pendidikan Pancasila di Sulawesi Selatan.
Ia menjelaskan, BTU diharapkan menjadi kunci membentuk karakter Pancasila pada generasi bangsa.
"Apa yang menjadi pondasi bernegara kita, tak lain dan tak bukan adalah Pancasila, itulah yang harus kita perkuat," ujarnya.
Dia berharap para guru menyebarluaskannya, karena nilai tersebutlah yang menjadikan Indonesia utuh hingga saat ini.
“Kenapa Indonesia masih utuh sampai sekarang, karena masyarakatnya memiliki kasih dan sayang. Jadi sesungguhnya kita itu kuat karena dalam diri Bangsa Indonesia kasih sayangnya kuat," ujarnya.
Guru menjadi pembawa risalah kasih sayang dan toleransi untuk bangsa ini. "Jadi nanti ketika masuk sekolah, bawalah nilai kasih sayang itu, ajarkan ini, nilai Pancasila dibungkus dengan kasih sayang. Indonesia masih utuh karena ada love dan toleransi," tuturnya.
Guru SMK Negeri 4 Makassar, Abdul Azis Ully, mengatakan kegiatan ini memberikan pemahaman bagaimana seorang guru bisa memberikan penguatan pada peserta didik yang kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila.
Buku ini juga menjadi pedoman pembelajaran terkait Pancasila. Menurutnya, hal sangat relevan bahkan dituntut dengan keadaan sekarang. Apalagi saat ini terjadi banyak perubahan dalam berbagai bidang di bangsa ini.
"Kita memang dituntun untuk memberikan pembelajaran itu dengan kondisi sekarang. Negara kita ini memang perlu penguatan nilai-nilai Pancasila," jelasnya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB
Efisiensi pendidikan, Rektor Unhas minta identifikasi mahasiswa lambat studi
27 January 2026 4:47 WIB
Demo pemekaran Luwu Raya lumpuhkan pasokan BBM, harga pertalite Rp35.000/liter
26 January 2026 18:37 WIB