Walikota Makassar Minta Perusda Pasar Validasi Data
Sabtu, 10 Mei 2014 17:45 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto meminta kepada Lurah, Camat dan Perusahaan Daerah Pasar Makassar Raya untuk memberikan data validasi pedagang Pasar Sentral yang menjadi korban kebakaran.
"Saya minta kepada Lurah, Camat, Perusda Pasar Makassar Raya untuk memberikan data yang valid mengenai jumlah pedagang yang menjadi korban karena simpang siurnya jumlah pedagang yang disampaikan para asosiasi," katanya di Makassar, Sabtu.
Ia mengatakan, validasi data para pedagang sangat dibutuhkan Pemerintah Kota Makassar dalam melakukan renovasi Pasar Sentral pascakebakaran hebat yang terjadi pada Rabu 7 Mei 2014 itu.
Tidak adanya data valid yang disampaikan oleh lima asosiasi pedagang Pasar Sentral itu dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru karena permasalahan pedagang juga tidak sedikit menimbulkan gejolak.
Karenanya, dirinya ingin mendapatkan data valid itu agar tidak ada lagi penambahan pedagang liar yang dapat menimbulkan permasalahan baru tersebut.
"Kita tidak ingin ada masalah setelah pembangunan itu dan kita ingin mengatur ulang tempat para pedagang sesuai dengan data resmi, sehingga besok-besok tidak akan ada permasalahan baru dengan tempat jualannya," katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menerima ratusan korban musibah kebakaran Pasar Sentral di Balai Kota Makassar membahas solusi dari musibah tersebut.
"Saya tidak tahu pasti mengenai penyebab kebakaran itu, yang saya ketahui kebanyakan kebakaran pasar itu terjadi karena kekumuhan serta instalasi listrik yang tidak tertata rapih," ujarnya,
Dengan didampingi pejabat-pejabat SKPD serta Kapolres Pelabuhan, Ramdhan langsung bergerak cepat memberi solusi kepada para korban pascakebakaran Pasar Sentral atau Makassar Mal.
Solusi yang ditawarkannya langsung disambut apresiasi besar oleh para pedagang bersama asosiasinya masing-masing dan menyatakan siap mendukung dan membantu pemerintah dan pihak terkait dalam menyelesaikan sejumlah persoalan di tempat tersebut pascakebakaran lalu pada 7 Mei 2014.
Wali kota langsung menjadi pemandu pertemuan ini dan mempersilahkan setiap assosiasi pedagang untuk menyampaikan aspirasi kelompoknya masing-masing.
Sebanyak lima Ketua Asosiasi dipersilahkan menyampaikan keluhannya masing-masing mewakili anggota asosiasinya. Di antaranya juga ada beberapa anggota pedagang yang menambahkan terkait kebutuhan mendesak yang diinginkan pedagang saat ini.
Rata-rata para pedagang sepakat ingin secepatnya kembali menempati kios jualannya tanpa adanya pedagang baru yang datang mengklaim tempat mereka.
Terkait hal ini, Ramdhan langsung merespons dan meminta segenap SKPD terkait untuk secepat mungkin berkoordinasi agar mereka bisa kembali menempati lapaknya untuk dipakai berjualan sebelum bulan puasa. FC Kuen
"Saya minta kepada Lurah, Camat, Perusda Pasar Makassar Raya untuk memberikan data yang valid mengenai jumlah pedagang yang menjadi korban karena simpang siurnya jumlah pedagang yang disampaikan para asosiasi," katanya di Makassar, Sabtu.
Ia mengatakan, validasi data para pedagang sangat dibutuhkan Pemerintah Kota Makassar dalam melakukan renovasi Pasar Sentral pascakebakaran hebat yang terjadi pada Rabu 7 Mei 2014 itu.
Tidak adanya data valid yang disampaikan oleh lima asosiasi pedagang Pasar Sentral itu dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru karena permasalahan pedagang juga tidak sedikit menimbulkan gejolak.
Karenanya, dirinya ingin mendapatkan data valid itu agar tidak ada lagi penambahan pedagang liar yang dapat menimbulkan permasalahan baru tersebut.
"Kita tidak ingin ada masalah setelah pembangunan itu dan kita ingin mengatur ulang tempat para pedagang sesuai dengan data resmi, sehingga besok-besok tidak akan ada permasalahan baru dengan tempat jualannya," katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menerima ratusan korban musibah kebakaran Pasar Sentral di Balai Kota Makassar membahas solusi dari musibah tersebut.
"Saya tidak tahu pasti mengenai penyebab kebakaran itu, yang saya ketahui kebanyakan kebakaran pasar itu terjadi karena kekumuhan serta instalasi listrik yang tidak tertata rapih," ujarnya,
Dengan didampingi pejabat-pejabat SKPD serta Kapolres Pelabuhan, Ramdhan langsung bergerak cepat memberi solusi kepada para korban pascakebakaran Pasar Sentral atau Makassar Mal.
Solusi yang ditawarkannya langsung disambut apresiasi besar oleh para pedagang bersama asosiasinya masing-masing dan menyatakan siap mendukung dan membantu pemerintah dan pihak terkait dalam menyelesaikan sejumlah persoalan di tempat tersebut pascakebakaran lalu pada 7 Mei 2014.
Wali kota langsung menjadi pemandu pertemuan ini dan mempersilahkan setiap assosiasi pedagang untuk menyampaikan aspirasi kelompoknya masing-masing.
Sebanyak lima Ketua Asosiasi dipersilahkan menyampaikan keluhannya masing-masing mewakili anggota asosiasinya. Di antaranya juga ada beberapa anggota pedagang yang menambahkan terkait kebutuhan mendesak yang diinginkan pedagang saat ini.
Rata-rata para pedagang sepakat ingin secepatnya kembali menempati kios jualannya tanpa adanya pedagang baru yang datang mengklaim tempat mereka.
Terkait hal ini, Ramdhan langsung merespons dan meminta segenap SKPD terkait untuk secepat mungkin berkoordinasi agar mereka bisa kembali menempati lapaknya untuk dipakai berjualan sebelum bulan puasa. FC Kuen
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Walikota Makassar bersama Dubes Kuwait bahas potensi kerja sama lintas sektor
06 December 2025 6:28 WIB
3.500 pelari di Makassar dan sekitarnya meriahkan Milo Activ Indonesia Race
27 April 2025 21:01 WIB, 2025
Pj Gubernur Sulsel tekankan pentingnya pembangunan pendidikan di Parepare
19 June 2024 13:07 WIB, 2024
Pj Gubernur Sulsel dan Wali Kota Makassar tinjau GPM di sejumlah lokasi
17 March 2024 16:31 WIB, 2024
17 armada Kapal Perang Asing berlabuh di Laut Makassar meriahkan MNEK 2023
05 June 2023 20:59 WIB, 2023